FaktualNews.co

Polisi Periksa 12 Saksi, Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Belum Terungkap

Peristiwa     Dibaca : 322 kali Penulis:
Polisi Periksa 12 Saksi, Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Belum Terungkap
FaktualNews.co/Istimewa
Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela, saat memberi ketarangan di lokasi kejadian, Sabtu (27/2/2021).

BLITAR, FaktualNews.co – Polisi telah memeriksa 12 saksi untuk mengungkap kematian Bisri Efendi (71) yang ditemukan tewas di dalam tokonya di Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar pada Sabtu (27/2/2021) pagi.

Dari 12 orang itu di antaranya adalah dua anak korban, empat penjaga toko dan tukang bangunan yang belakangan bekerja merenovasi bagian belakang toko tersebut.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Namun demikian, sejauh ini polisi masih belum menetapkan siapa tersangka pelaku pembunuhan dan belum memastikan apa motif dari pembunuhan tersebut.

“Penyelidikan masih lanjut, tim masih bekerja. Pemeriksaan terhadap dua belas saksi telah dilakukan sejak kemarin dan masih dilaksanakan,” terang Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela, Minggu (28/2/2021).

Leo, panggilan Leonard M Sinambela, menambahkan bahwa hingga saat ini petugas masih melakukan pengupulan alat bukti untuk mengukap pelaku pembunuhan tersebut.

Menurutnya, pada hari ini dijadwalkan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang akan dilaksanakan oleh tim forensik dari Polda Jatim.

“Hari ini, tim labfor Polda Jatim melakukan pemeriksaan olah TKP lanjutan. Bagaimana perkembangannya nanti kami infokan kembali,” pungkas Leo.

Diberitakan sebelumnya, Bisri Efendi (71) ditemukan tewas bersimbah darah di toko yang juga merupakan huniannya di Jatinom, Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar. Saat ditemukan pegawainya yang hendak bekerja itu, kepala korban tertutup sarung dan kaki terikat lakban.

Sejauh ini polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian di antaranya lakban, rekaman CCTV dan gagang cangkul yang diduga digunakan untuk menghabisi korban.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...