FaktualNews.co

172 Kades di Sidoarjo Dilantik, Bupati: Segera Perbaiki Jalan Rusak!

Birokrasi     Dibaca : 344 kali Penulis:
172 Kades di Sidoarjo Dilantik, Bupati: Segera Perbaiki Jalan Rusak!
FaktualNews.co/nanang
Para kades di Sidoarjo ketika dilantik di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (3/3/2021).

SIDOARJO, FaktualNews.co-Sebanyak 172 kepala desa (kades) hasil pilkades serentak tahap tiga resmi dilantik oleh Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor-Subandi di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (3/3/2021).

Pelantikan dibagi tiga sesi dalam satu hari. Sesi pertama sebanyak 58 kades. Kemudian sesi kedua dan ketiga masing-masing 57 kades. Pelantikan tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Usai dilantik, para kades tersebut diminta segera bekerja diantaranya melakukan percepatan perbaikan jalan rusak. Sebab, pihak desa melalui anggaran bantuan keuangan khusus(BKK) bisa melaksanakan pengecoran dengan sistem padat karya.

“Nanti kami akan keliling ke desa-desa mengecek kondisi jalan dengan naik sepeda ontel bersama dengan kepala desa,” kata Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali ketika memberikan sambutan.

Selain pembenahan jalan rusak di tingkat desa, Muhdlor juga mengeluarkan instruksi bupati Sidoarjo kepada para kepala desa diantaranya sinergitas penanganan covid-19, penyusunan RPJMDes dengan maksimal waktu 3 bulan sudah selesai. Itu terhitung setelah dilantikan.

“RPJMDes haru sesuai dengan RPJMD dan RPJMD kabupaten linier dengan RPJMD Provinsi sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Timur saat saya dilantik di gedung grahadi Surabaya,” jelas dia.

Bukan hanya itu, Muhdlor juga menekankan tranparasansi dan akuntalibitas dalam mengelola anggaran. Menurut dia, publik harus mengetahui anggaran yang dikelola pemerintah termasuk pemerintah desa.

“Minimal gelondongan anggaran yang sudah dikeluarkan untuk tahun itu, termasuk juga ada transparansi untuk rencananya juga kita dorong walaupun memang bertahap ya,” pintanya.

“Tapi kalau untuk pelaporan saya harapkan minimal yang manual lewat papan billboard atau di spanduk itu ada sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada masyarakat,” tambahnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono