FaktualNews.co

Sering Bikin Celaka, Warga Pasang Balai-balai di Lubang Jalan Depan DPRD Situbondo

Peristiwa     Dibaca : 238 kali Penulis:
Sering Bikin Celaka, Warga Pasang Balai-balai di Lubang Jalan Depan DPRD Situbondo
FaktualNews.co/Fatur Bari
Salah serorang warga menambahkan material remah kayu usang ke lubang jalan di depan Kantor DPRD Situbondo, Kamis (4/3/2021).

SITUBONDO, FaktualNews.co – Sering mengakibatkan pemotor terjatuh, sebuah lobang yang dalam dan menganga di simpang tiga Jalang Kenangan, Kota Situbondo ditutup warga Kelurahan Patokan dengan balai-balai kayu yang sudah usang pada Kamis (4/3/2021).

Lubang jalan selebar 1 meter x 40 centimeter dengan kedalaman 15 centimeter di depan Kantor DPRD itu dikatakan sering mencelakan pesepeda motor.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

“Memang itu warga memang kursi panjang untuk menutup lubang. Sebab, banyak pemotor yang terjatuh di jalan depan Kantor DPRD Situbondo. Lubangnya panjang dan kedalaman sekitar 15 centimeter,” kata Purwanto (24) salah satu warga Patokan, Kamis (4/2/2021).


Berita lainnya:


Menurut Purwanto jalan berlubang itu sangat berbahaya bagi pemotor. Terutama bila kondisi hujan, lubangnya tidak terlihat karena digenangi air sehingga pemotor tidak tahu ada bidang yang membahayakan.

Mulyadi (35), rekan Purwanto, mengatakan warga berinisiatif memasang balai-balai di lubang itu sebagai penanda bagi pengguna jalan agar tidak celaka.

Aksi memasang balai-balai di jalanan kota itu, menurut Mulyadi, bukan dalam rangka protes terhadap pemangku kewenangan perawatan jalan. Itu, kata dia, murni untuk mengingatkan pengguna jalan agar berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.

“Kalau tidak ditandai bisa berbahaya. Lubang tergenang air kan tidak terlihat oleh pengendara, bisa jatuh. Itu hanya tanda saja, bukan protes,” ujar Mulyadi.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...