FaktualNews.co

Seminggu Menjabat, Bupati Jember Ajak Pejabat ‘Sarungan’ dan Berbusana Muslim Setiap Jumat

Birokrasi     Dibaca : 304 kali Penulis:
Seminggu Menjabat, Bupati Jember Ajak Pejabat ‘Sarungan’ dan Berbusana Muslim Setiap Jumat
FaktualNews.co/hatta
Bupati Hendy Siswanto bersama Wabup Muhammad Balya Firjaun Barlaman saat berkunjung ke Kantor Kejari Jember

JEMBER, FaktualNews.co-Seminggu menjabat sebagai Bupati Jember, Hendy Siswanto mengajak seluruh pejabat, ASN, dan tenaga honorer di lingkungan Pemkab Jember, menerapkan cara berbusana baru.
Yakni memakai sarung dan berbusana muslim setiap hari Jumat.

Hal itu mulai diberlakukan pada hari ini, Jumat (5/3/2021). Dengan para pejabat memakai pakaian muslim itu.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

“Kenapa pakai sarung? Kan ini Jumat, jadi ya Jumatan. Selain itu, ini juga salah satu cara, minimal untuk menekan hal-hal yang tidak baik,” kata Hendy di sela menghadiri Sertijab Kepala Kejari Jember baru.

Terkait penerapan aturan untuk memakai pakaian muslim dan menggunakan sarung yang nantinya dilakukan tiap hari Jumat itu, Hendy mengakui belum menetapkan aturan itu, dalam sebuah perda ataupun perbup.

“Untuk itu kami, belum keluarkan aturan, jadi nanti ke depan, pagi setelah senam, siangnya pakai baju muslim. Untuk yang laki-laki dilanjut Salat Jumat,” katanya.

Terpisah, tenaga honorer di Pemkab Jember, Adit, mendukung aturan berpakaian muslim itu. Demikian juga para ASN ataupun tenaga honorer lainnya.

“Hal serupa dulu pernah juga kok, tapi saat itu hanya saat bulan Ramadan. Kalau tidak salah saat hari Santri juga pernah. Tapi semisal diterapkan aturan oleh Pak Bupati, ya baiklah kita dukung,” kata pria berdinas di Pemkab Jember itu.

Namun demikian, kata Adit, pihaknya berharap ada pertimbangan bagi ASN atau Honorer yang beragama lain. “Sebagai bentuk toleransi memakai sarung mungkin masih bolehlah bagi laki-laki, tapi mungkin jika ada yang perempuan bisa menyesuaikan. Tapi saya yakin, niat baik dari Pak Bupati,” ujarnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...