FaktualNews.co

Bupati Situbondo Nyanyi Bareng Giring Nidji Diduga Abaikan Prokes, Lira: Kapolres Harus Selidiki!

Peristiwa     Dibaca : 309 kali Penulis:
Bupati Situbondo Nyanyi Bareng Giring Nidji Diduga Abaikan Prokes, Lira: Kapolres Harus Selidiki!
FaktualNews.co/fatur
Bupati Karna Suswandi dan Giring Ganesha, di Pendopo Kabupaten Situbondo.

SITUBONDO, FaktualNews.co-Viral di media sosial (medsos) rekaman video Bupati Situbondo Karna Suswandi dan artis Giring Ganesha mantan vokalis grup musik Nidji, tak mengenakan masker saat bernyanyi di Pendopo Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Selain tak mengenakan masker, Bupati Karna Suswandi dan Giring yang saat ini menjadi Plt Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), juga tidak menjaga jarak, saat berkunjung ke Kota Situbondo beberapa waktu lalu itu.

Praktis kedua orang figur publik yang mengabaikan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 itu menuai kecaman dari berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Situbondo.

Bupati Lira (Lumbung Informasi Rakyat) Situbondo Didik Martono mengatakan, seharusnya Bupati Situbondo Karna Suswandi tidak mengabaikan prokes Covid-19 saat menemui Giring Ganesha, mengingat saat ini pandemi Covid-19 masih mewabah di Situbondo.

“Meski sudah divaksin Covid-19, seharusnya Bupati Karna Suswandi tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19, bukan malah abai terhadap prokes. Bahkan, membuat acara yang menimbulkan kerumunan,” tegas Didik Martono, Rabu (10/3/2021).

Menurutnya, dalam beberapa foto dan video yang direkam pada acara di pendopo Kabupaten Situbondo itu, Bupati Karna Suswandi dan Giring Ganesha tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Bahkan, menimbulkan kerumunan dengan kehadiran Giring Ganesha.

“Kami meminta Kapolres Situbondo untuk menyelidiki dugaan pelanggaran terhadap protokol kesehatan Covid-19, dalam kegiatan di pendopo Kabupaten Situbondo, saat Giring Ganesha berkunjung ke Kota Situbondo pada Minggu (7/3/2021) lalu,” pungkasnya.

Bupati Karna Suwandi membatah, dengan menjelaskan kegiatan tersebut diakui dihadiri tidak sampai 50 orang.  “Enggak lah, kemarin di situ hanya beberapa orang saja, tidak lebih 50 orang, kita masih gunakan standarlah,” kilahnya kepada wartawan.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...