FaktualNews.co

2 Ton Urea Bersubsidi Tak Berdokumen Asal Bondowoso Digagalkan di Situbondo

Peristiwa     Dibaca : 284 kali Penulis:
2 Ton Urea Bersubsidi Tak Berdokumen Asal Bondowoso Digagalkan di Situbondo
FaktualNews.co/Istimewa
Pikap bermuatan pupuk urea bersubsidi, saat diamankan di Mapolres Situbondo, Rabu (10/3/2021). 

SITUBONDO, FaktualNews.co – Petugas Polsek Panji, Situbondo bersama warga, berhasil mengamankan satu unit mobil Pikap L 300 nopol P 8531 VG yang  mengangkut 2 ton pupuk urea bersubsidi  dari Kabupaten Bondowoso, Rabu (10/3/2021) malam.

Pikap berwarna hitam itu berhasil diamankan di Jalan Dusun Pengkepeng, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo saat hendak mengirim 2 ton pupuk urea bersubsidi asal Bondowoso ke salah seorang pembelinya di Situbondo.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Mobil pikap L300  beserta barang bukti 2 ton pupuk urea bersubsidi, sopir Rudianto (34) dan kulinya, Ahmad Faisol (21) keduanya warga Kecamatan Wonosari Bondowoso, selanjutnya digelandang ke Mapolsek Panji, untuk  menjalani pemeriksaan.

“Petugas  bersama warga telah mengamankan pikap L 300 dengan barang bukti pupuk urea bersubsidi serta sopir dan kulinya. Selanjutnya, kami melimpahkan kasus ini ke Mapolres Situbondo,” kata Kapolsek Panji, AKP Bambang Irianto, Kamis (11/3/2021).

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 20.00 WIB anggota Polsek Panji,  mendapat informasi dari warga tentang adanya pikap yang mencurigakan.

Begitu mendapat informasi, petugas langsung melakukan pengejaran. Tak sampai hitungan jam petugas berhasil mengamankan pikap dengan 2 ton pupuk muatannya. Demikian juga dengan sopir bernama Rudianto dan kulinya.

Rudi mengatakan, begitu ditanya sang sopir pikap mengaku tidak memiliki kelengkapan dokumen pupuk yang dikirim dari sebuah kios di Desa/Kecamatan Botolinggo, Kabupaten Bondowoso

“Saya hanya disuruh pak. Pupuk ini mengangkut dari kios di Desa Botolinggo dan kemudian oleh Wawan pemilik pikap disuruh bawa ke Situbondo karena ada pembelinya. Tapi belum sampai sudah ditangkap,” kata Rudi di Mapolres, Situbondo.

 

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...