FaktualNews.co

Antisipasi Balap Liar, Polisi di Jember Pilih Sambangi Tempat Nongkrong ‘Anak Motor’

Peristiwa     Dibaca : 119 kali Penulis:
Antisipasi Balap Liar, Polisi di Jember Pilih Sambangi Tempat Nongkrong ‘Anak Motor’
FaktualNews.co/Istimewa
Ilustrasi drag race. (naikmotor.com)

JEMBER, FaktualNews.co – Dalam rangka mengantisipasi balap liar sekaligus operasi tertib protokol kesehatan, polisi di Jember melakukan pendekatan persuasif dengan mendatangi tempat-tempat nongkrong ‘anak motor’.

Misalnya patroli yang dilakukan Polsek Sumbersari pada Jumat (19/3/2021) malam hingga Sabtu (20/3/2021) dini hari. Anggota mendatangi sejumlah tempat nongkrong termasuk di basecamp klub motor Dexxa, Jalan Letjen Sutoyo, Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Polisi tidak memberi tindakan hukum apapun selain mengimbau tidak melakukan balap liar dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Polisi sempat mendapati beberapa motor modifikasi drag race di garasi basecamp tersebut. Namun, setelah diperiksa semua unit motor itu surat-suratnya lengkap.

“Kami cek surat-suratnya lengkap. Motor itu hanya parkir, tidak digunakan. Kami imbau untuk tidak melakukan balap liar,” kata Kapolsek Sumbersari Kompol Faruk Mustafa Kamil dikonfirmasi saat patroli, Sabtu (20/3/2021) dini hari.

Dari himbauan itu, kata Faruk, diharapkan pemilik kafe ataupun anggota klub motor taat aturan.

“Namun saat kami lanjut patroli di sekitar Kampus, tepatnya depan double way Unej kami dapati lima motor tidak memiliki surat-surat lengkap dan berknalpot brong. Langsung kami bawa ke Mapolsek untuk diamankan,” katanya.

“Nantinya jika akan diambil, kita sudah bilang pada pemilik motor untuk melengkapi surat-surat dan dikembalikan ke standar dulu,” sambungnya.

Pendekatan persuasif juga dilakukan oleh Polsek Kaliwates. “Untuk balap liar tidak ada. Jalur Jalan Gajah Mada yang dulu digunakan arena balapan itu, sekarang sudah jarang karena kita lakukan pendekatan persuasif,” ujar Kapolsek Kaliwates, Kompol Edi Sudarto.

Edi Sudarto mengatakan, ‘anak motor’ sekarang lebih banyak menggelar kopi darat sesama anggota klub motor.

“Jadi kumpul dan memarkir motornya di sepanjang Jalan Gajah Mada itu. Untuk balap liar, jarang dilakukan,” jelas dia.

Namun demikian, katanya, ada kasus-kasus kecil misalnya ‘anak motor’ memainkan gas motornya sekedar untuk menyapa klub motor lain atau sekedar menunjukkan jati dirinya.

“Yang demikian ini tetap kita tindak. Untuk awal kami imbau dulu, tapi kalau masih berulang baru kita tindak tegas dengan mengamankan motornya dan dibawa ke Mapolsek atau Mako Satlantas Polres,” tandasnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...