FaktualNews.co

Kisah Pilu Bayi Usia 2 Bulan Penderita Tumor di Situbondo, Butuh Uluran Tangan

Kesehatan     Dibaca : 189 kali Penulis:
Kisah Pilu Bayi Usia 2 Bulan Penderita Tumor di Situbondo, Butuh Uluran Tangan
FaktualNews.co/fatur
Aisah menggendong bayinya.

SITUBONDO, FaktualNews.co-Penderitaan Muhammad Solikin, bayi usia dua bulan anak pasangan suami-istri (pasutri) Tohari dan Aisyah asal Kampung Pesisir, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, sungguh menyayat hati.

Dia terserang semacam tumor di atas hidung sejak lahir. Bayi yang berasal dari keluarga miskin (gakin) ini hanya bisa menahan rasa sakit, karena tidak ada biaya untuk operasi tumbuh di atas hidungnya, yakni tumbuh daging diatas hidungnya sejak lahir.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Aisyah, orang tua Muhammad Solikin mengatakan, sejak lahir anak pertamanya memang tumbuh benjolan di atas hidung bagian atas, namun seiring bertambahnya waktu benjolan diatas hidungnya bertambah besar.

“Diduga karena sakit dengan makin membesarnya benjolan di hidung, anak saya sering menangis, terutama pada malam hari. Saat ini, benjolannya sebesar pentol bakso,” kata Aisyah, Minggu (21/3/2021).

Menurutnya, sebetulnya pihaknya akan menghilangkan benjolan tersebut dengan dioperasi, namun dirinya tidak mempunyai biaya untuk operasi benjolan yang tumbuh di hidung bagian atas.

“Jangankan untuk biaya operasi di rumah sakit, untuk kebutuhan hidup setiap hari terkadang mencari utang para tetangga. Karena itu, saya butuh perhatian pemerintah dan para dermawan, mengingat suami saya bekerja sebagai nelayan dan tidak mempunyai penghasilan tetap, “bebernya.

Aisah menambahkan, benjolan di dahi bayinya yang lembek dan terus membesar itu, dikhawatirkan akan mempengaruhi terhadap pertumbuhannya.

“Diakui, saya memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS), tapi kartu itu sudah tidak berlaku. Harapan saya kepada pemerintah, maupun para dermawan bisa membantu biaya operasi anak pertama saya,”pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...