FaktualNews.co

Persebaya Dilarang Pemkot Berlatih di Gelora 10 November, Bonek Ancam Demo

Bola     Dibaca : 88 kali Penulis:
Persebaya Dilarang Pemkot Berlatih di Gelora 10 November, Bonek Ancam Demo
FaktualNews.co/risky prama
Konferensi pers suporter Persebaya Surabaya di salah satu kafe di Surabaya

SURABAYA, FaktualNews.co-Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemkot Surabaya, dalam konferensi pers Jumat 19 Maret, tegas melarang penggunaan fasilitas Stadion Gelora 10 November sebagai tempat berlatih bagi Persebaya.

Merespons itu, Bonek, sebutan pendukung Persebaya, memberikan kecaman kepada pengelola pemerintahan di Kota Surabaya tersebut. Bahkan mereka mengancam akan menggelar unjuk rasa alias demonstrasi.

Ancaman itu dicetuskan para pentolan Bonek saat berkumpul di salah satu warung kopi yang ada di kawasan Surabaya bagian utara.

“Dalam minggu ini kami (suporter) sekitar lima ribu orang akan turun ke jalan,” tegas Capo Ipul, Koordinator Komunitas Bonek Green Nord, Senin (21/3/2021) malam .

Mereka memang sengaja menggelar konferensi pers menyikapi sikap dingin pemkot tersebut yang seolah tak ingin melihat Persebaya berlaga di Surabaya.

Capo Ipul, menyampaikan deadline sudah diberikan oleh koordinator tribun beberapa hari lalu. “Itu tidak ada jawaban, baik dari pihak manajemen Persebaya atau Pemkot Surabaya,” kata Ipul.

Ditegaskan Ipul, dirinya bersama dengan koordinator suporter bonek yang lain serta para tokoh bonek, dalam minggu ini akan turun ke jalan.

Menurutnya, konflik soal lapangan sudah sering terjadi. Bahkan tiga tahun ke belakang dan sampai detik ini pun mengulang kesalahan yang sama.

“Maka kami sebagai suporter Persebaya atau Bonek gerah dalam situasi dan kondisi seperti saat ini,” tegas dia.

Capo Ipul juga menyampaikan aksi ini murni bukan soal siapa yang mendorong dan siapa yang menyuruh. Namun, murni ikatan emosional antara suporter dan tim kebanggaan, tidak ada unsur apapun.

“Jadi aksi kami kali ini murni karena kecintaan kami terhadap Persebaya Surabaya,” imbuhnya.

Koordinator Bonek lainnya, Husin Ghozali, berjanji segera mengirim surat pemberitahuan ke polisi terkait aksi demo menurunkan massa.

“Ini bukan izin keramaian, ini menyampaikan aspirasi. Artinya kami hanya pemberitahuan saja, tidak perlu surat izin,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...