FaktualNews.co

Meteri Pertanian Minta Gabah Petani Tak Dibeli di Bawah HPP

Nasional     Dibaca : 121 kali Penulis:
Meteri Pertanian Minta Gabah Petani Tak Dibeli di Bawah HPP
FaktualNews.co/Muji Lestari
Menteri Pertanian, Syarif Yasin Limpo saat kunjungan kerja di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (27/3/2021).

JOMBANG, FaktualNews.co – Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta Bulog maupun pihak lain tidak membeli gabah petani di bawah Harga Pembeliah Pemerintah (HPP).

Dia juga meminta Pemerintah Daerah terus berupaya menjaga stabilitas harga gabah sesuai ketentuan.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

“Saya harap jaga stabilitas harga sesuai HPP, sesuai aturan, jangan ada yang membeli di bawah HPP. Pemerintah daerah ikut mengawasi, baik Bupati maupun Gubernur,” ujar Mentan saat menghadiri panen raya di Desa Kedungrejo Kecamatan Megaluh, Kabupatn Jombang, Sabtu (27/3/2021).

Untuk menjaga stabilitas pangan nasional, Mentan juga meminta ketersediaan lumbung mulai dari tingkat rumah tangga hingga kabupaten terpenuhi terlebih dahulu. Sehingga, saat paceklik ketersediaan beras masih tetap aman hingga tiba musim panen berikutnya.

“Jadi harus ada lumbung desa, diisi dulu lumbung desanya. Harus ada lumbung kecamatan, diisi dulu lumbung kecamatannya. Ada lumbung kabupaten sehingga kalau ada kemarau, ada hujan ada krisis makanan tersedia dan itulah yang kita lagi usahakan secara bersama,” bebernya.

“Oleh karena itu saya berharap lumbung-lumbung rumah tangga harus terisi dulu baru masuk ke lumbung desa harus ada di komando strategi penggilingan yang ada ini ditunjang semua,” pungkasnya.

Seperti diketahui HPP gabah kering giling yang ditentukan pemerintah Rp 5.115 per kilogram. Sedangkan, gabah kering sawah per kilogram Rp 4.070.

Namun, para petani di beberapa daerah musim ini justru menerima kenyataan pahit lantaran gabah mereka dibeli jauh dibawah HPP, berkisar Rp 3.500 per kilogram.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...