FaktualNews.co

Penyisiran 7 Hari Hanya Temukan Sandal, Pencarian Korban Sungai Pikatan Mojokerto Disetop

Peristiwa     Dibaca : 236 kali Penulis:
Penyisiran 7 Hari Hanya Temukan Sandal, Pencarian Korban Sungai Pikatan Mojokerto Disetop
FaktualNews.co/lutfi hermansyah
Tim SAR melakukan pencarian di sungai Pikatan, Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Kamis (01/04/2021).

MOJOKERTO, FaktualNews.co-Tim SAR gabungan menghentikan pencarian korban tenggelam di Sungai Pikatan, Dusun Kedungrupit, Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Kamis (1/4/20201)).

Penghentian dilakukan setelah pencarian 7 hari tak menemukan korban. Selama tujuh hari itu, tim hanya menemukan sandal korban.

“Sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) kita, 7 hari korban tidak ditemukan, proses pencarian diberhentikan. Dilanjut dengan pemantauan dibeberapa titik,” kata Koordinator Basarnas Surabaya, Ainul Makhdin, Kamis (01/04/2021).

Ia mengatakan, operasi pencarian telah diperluas hingga dam rolak song dan menerjunkan tim penyelam, tetapi tidak ada tanda-tanda korban ditemukan setelah 7 hari.

“Telah diadakan evaluasi oleh tim dengan pihak keluarga. Pihak keluarga korban sudah merelakan,” jelas Ainul.

Menurut Ainul, di tengah proses pencarian, ditemukan sandal milik korban sekitar 200 meter dari titik korban tenggelam.

Selain itu, pihak keluarga juga mengadakan ritual khusus di pohon Punden tempat ia tenggelam dengan mendatangkan ahli supranatural.

“Ritual itu bagian dari ada budaya. Informasi dari ahli spranatural, korban bereda dibeberapa titik,” bebernya.

Ainul juga menyebut, tim gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian akan dikembalikan ke satuan masing-masing.

“Nanti kita lakukan pemantau dibeberapa titik, seperti di Dam Penewon, sambiroto, dan Rolak 9,” ujarnya.

Ditambahkannya, proses pencarian tim mengalami kesulitan karena arus aliran sungai deras dan banyak bebatuan.

“sebagian menggunakan perahu karet dan sebaguannya lagi dengan cara menyelam pada kedalam 5 sampai 7 meter,” imbuhnya.

Dari yang dihimpun, Ahmad Syafi’i (24) asal Dusun/Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto dikabarkan tenggelam di Sungai Pikatan, Dusun Kedungrupit, Desa Sumengko, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto pada Jumat (26/3/2021) sore.

Ia tenggelam lantaran tidak bisa berenang dan terseret arus saat dirinya dan temannya Ayyub Zakaria (25) menyeberangi sungui. Mereka berdua berniat mencari tanaman untuk pohon bonsai.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono
Tags