FaktualNews.co

Penyisiran hingga Hari Ke-7 Nihil, Korban Ombak Pelawangan Jember Berstatus Hilang

Peristiwa     Dibaca : 213 kali Penulis:
Penyisiran hingga Hari Ke-7 Nihil, Korban Ombak Pelawangan Jember Berstatus Hilang
FaktualNews.co/hatta
Pencarian korban kecelakaan laut warga Kabupaten Malang

JEMBER, FaktualNews.co – Mat Yasin (33), warga Kabupaten Malang yang menjadi korban perahu terbalik akibat empasan ombak di Pelawangan, Pantai Pancer, Kecamatan Puger, Selasa (23/3/2021) lalu, resmi berstatus hilang.

Sebab, hingga tujuh hari pencarian, Senin (27/3/2021), tetap tidak membuahkan hasil. Padahal pencarian dilakukan hingga kawasan sekitar Pulau Nusabarong.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Dengan kondisi tersebut, nelayan yang sebelumnya dalam pencarian, kini berstatus hilang. Pencarian dihentikan sejak hari ketujuh, saat ini hanya dilakukan pemantauan secara jaringan komunikasi.

“Korban nelayan inisial MY yang laka laut di Plawangan, Puger itu berstatus hilang. Untuk pencarian dan pemantauan terakhir, sampai di Pulau Nusabarong,” kata Dantim Basarnas Jember Rudi Prahara saat dikonfirmasi di Kantornya, Jumat (2/4/2021) sore.

Dengan kondisi tersebut, kata Rudi, terkait pencarian korban secara resmi sudah dihentikan. “Untuk selanjutnya, kita hanya menunggu informasi lewat jaringan komunikasi dengan nelayan setempat atau Satpolair Polres Jember, jika ada laporan tentang ciri-ciri atau tanda-tanda posisi jasad korban,” kata Rudi.

Terpisah, Kasatpolair Polres Jember M Na’im mengatakan, pencarian jasad korban kecelakaan laut sudah dihentikan. Pihaknya mengimbau nelayan untuk lebih hati-hati saat melaut, dan menitip pesan bagi nelayan yang menemukan tanda-tanda atau ciri-ciri korban untuk lapor ke Mako Satpolari Polres Jember.

“Kami (saat pencarian) memperluas proses pencarian hingga keluar daerah dan sampai di (pantai) Kabupaten Lumajang. Kita sisir pinggiran laut hingga ke Pulau Nusa Barong, kita koordinasi dengan nelayan dan pemancing ikan di setiap pesisir di Jember selatan,” kata Na’im.

“Kepada para nelayan hati-hati saat melaut, dan untuk menginformasikan kepada kami jika melihat tanda-tanda tertentu tentang korban,” katanya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...