FaktualNews.co

Jelang Ramadan, Polres Jombang ‘Panen’ Preman

Peristiwa     Dibaca : 241 kali Penulis:
Jelang Ramadan, Polres Jombang ‘Panen’ Preman
FaktualNews.co/Muji Lestari
Para tersangka saat hendak dirilis di Mapolres Jombang, Selasa (6/4/2021).

JOMBANG, FaktualNews.co – Polres Jombang menangkap ratusan tersangka tindak kejahatan selama Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) yang digelar mulai tanggal 22 Maret – 2 April 2021.

Dari jumlah itu, tersangka paling banyak didominasi kasus premanisme berjumlah 88 tersangka dengan total perkara 75 kasus. Disusul peredaran minuman keras sebanyak 46 kasus dengan 46 tersangka dan penyalahgunaan narkotika dan obat berbahaya yang tercatat 26 kasus dengan total tersangka 29 orang.

“Total ada 187 tersangka yang diamankan dalam operasi pekat yang berlangsung pada tanggal 22 maret hingga 2 April 2021,” ujar Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho saat menggelar jumpa pers dihalaman Mapolres Jombang, Selasa, (6/4/2021).

Agung Setyo Nugroho juga menjelaskan, selain mengamankan para tersangka, juga disita barang bukti kasus premanisme berupa uang tunai Rp. 9,6 juta dan beberapa bukti kasua judi berupa buku tabungan dan kartu ATM.

“Kasus Perjudian barang bukti yang diamankan uang tunai sebesar Rp. 243.000, satu buah telepon genggam, satu buah pulpen, buku tabungan dan ATM masing-masing satu buah,” terangnya.

Sementara, polisi juga menyita sekitar 4.800 butir pil dobel L dan sabu seberat 18,19 gram selama operasi yang digelar selama hampir dua pekan itu.

Khusus narkoba, operasi dilaksanakan oleh Satuan Resnarkoba dan Polsek jajaran. Sedangkan Satuan Sabhara dan jajarannya menyita minuman keras jenis arak sebanyak 504 liter.

“Sedangkan untuk kasus prostitusi, barang bukti yang diamankan uang tunai sebanyak Rp. 135 ribu serta bantal guling dan sprei.Selanjutnya di Kejahatan Jalanan ada 6 buah baterai Towe dan satu unit mobil Calya yang juga berhasil kita amankan,” jelasnya.

Menurut Agung Setyo Nugroho, operasi pekat yang dilakukan yakni guna menyonsong bulan suci ramadan. “Hasil ini akan kita sampaikan juga kepada pemerintah kabupaten setempat untuk ada tindak lanjut juga terkait maraknya aksi premanisme yang terjadi,” pungkasnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...