FaktualNews.co

Jelang Ramadan, Toko di Kota Situbondo Wajib Punya Tempat Parkir

Peristiwa     Dibaca : 57 kali Penulis:
Jelang Ramadan, Toko di Kota Situbondo Wajib Punya Tempat Parkir
FaktualNews.co/fatur
Kondisi pertokoan di Situbondo Kota

SITUBONDO, FaktualNews.co-Jelang Ramadan, sejumlah toko di Kota Situbondo diharuskan mempunyai lahan parkir. Ini khususnya bagi toko di ruas jalan yang Ramadan nanti diterapkan arus dua arah dari yang sebelumnya satu arah.

Hanya saja, keharusan lahan parkir tersebut tidak bisa langsung sekaligus. Melainkan secara bertahap.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Situbondo, Tulus Prijatmadji mengatakan, butuh waktu bagi pemilik tempat usaha untuk menyediakan tempat parkir memadai.

“Tidak mungkin sekaligus. Yang pasti harus, karena ini regulasi,” ujar Tulus Priatmadji, Rabu (7/4/2021).

Bagi pertokoan yang belum memiliki lahan parkir mandiri, dibolehkan memanfaatkan bahu jalan. Tetapi ketentuannya, posisi parkri harus paralel atau membujur. “Tidak boleh sirip, karena akan menghabiskan banyak tempat,” kata Tulus.

Dia mengatakan, ketentuan penerapan parkir paralel inilah yang akan diperketat di bulan pertama perubahan rekayasa lalu lintas. Bulan pertama masuk masa uji coba.

“Parkir di bahu jalan kita perbolehkan selama uji coba. Setelah itu, diharapkan sudah punya lahan parkir mandiri,” katanya.

Karena itu, Tulus berharap, masa uji coba ini dimanfaatkan pemilik pertokoan untuk menyediakan lahan parkir mandiri. Terutama pertokoan besar yang dikunjungi banyak orang. “Memang harus pelan-pelan, tidak bisa kita paksakan,” jelasnya.

Sementara itu, pemasangan rambu-rambu di sejumlah titik dimulai Rabu (7/4/2021). Di antaranya, di perempatan Capore.

Di ruas ini, belum ada traffic light di sisi barat. Padahal nanti dari arah barat boleh dilewati kendaraan. “Jadi, harus ada traffic light,” ujarnya.

Setelah rambu-rambu dipasang, langsung uji coba. Tulus menerangkan, masa uji coba berjalan selama sebulan. “Sambil minta masukan masyarakat. Dalam waktu sebulan pasti ada masukan. Ini akan dijadikan bahan perbaikan,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...