FaktualNews.co

Datangi DPRD, LMDH Situbondo Minta Bantuan Porang Diserahkan Langsung ke Petani

Peristiwa     Dibaca : 346 kali Penulis:
Datangi DPRD, LMDH Situbondo Minta Bantuan Porang Diserahkan Langsung ke Petani
FaktualNews.co/fatur
Komisi II DPRD menemui perwakilan LMDH se Kabupaten Situbondo di ruang rapat gabungan II.

SITUBONDO, FaktualNewd.co-Puluhan perwakilan pengurus Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) se-Kabupaten Situbondo, mendatangi DPRD, Jumat (9/4/2021).

Mereke meminta agar setiap bantuan berupa bibit porang diserahkan langsung kepada para petani, tidak melalui siapapun.

Bura’i, Ketua LMDH Ringgit Hijau Desa Klatakan, Kecamatan Kendit menerangkan, permintaan ini disampaikan ke DPRD karena ada indikasi bantuan tidak langsung ke petani. ”Tetapi jatuh ke asosiasi,” jelasnya.

Sebelumnya, sudah terbentuk Asosiasi Masyarakat Desa Hutan dan Kelompok Tani Hutan (Alamtani). Di asosiasi ini, terang Bura’i, sedang ada permasalahan internal. “LMDH tidak percaya terhadap Alamtani,” katanya.

Bura’i tidak menjelaskan permasalahan yang dimaksud. Yang pasti, pihaknya tidak menginginkan ada bantuan jatuh ke Alamtani. “Kredit dari perbankan, bibit dan lain sebagainya agar jatuh ke petani pesanggem, tidak melalui siapa-siapa,” harapnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD, Hadi Priyanto menerangkan, dalam program penanaman porang ini, segala bentuk bantuan pasti akan diterima oleh petani. Seperti kucuran kredit usaha rakyat (KUR) dari perbankan. “Masalah pinjam-meminjam perbankan pasti profesional,” jelasnya.

Bahkan, tidak ada kaitannya dengan pemerintah daerah. Termasuk juga asosiasi. Sebab, pinjaman ke perbankan diajukan oleh perseroangan. “Kalau masuk asosiasi kemudian tidak punya lahan, tidak mungkin dikasih pinjaman oleh perbankan. Jadi tetap profesioanal,” ucap Hadi.

Dalam penananaman porang ini, Hadi juga memperkirakan, ada banyak perusahaan yang akan masuk ke Situbondo untuk berinvetasi. Pemerintah juga tidak bisa menghalangi. “Kami mendorong, tapi persaingan bisnis jangan dikaitkan dengan pemerintah,” imbuhnya.

Sementara itu, LMDH se Kabupaten Situbondo telah membentuk Perkumpulan LMDH (PLMDH). Ketua PLMDH, Matrosi menerangkan, ini merupakan anjuran dari perhutani. “Kami akan jadi fasilitator perhutani dengan masyarakat,” katanya.

Pembentukan PLMDH secara otomatis LMDH keluar dari Alamtani, asosiasi yang mewadahi mereka sebelumnya. PLMDH sudah ada di tingkat pusat, provinsi, hingga di tingkat desa.

“Tidak ada imbauan Perhutani membentuk asosiasi. Yang ada PLMDH,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono