FaktualNews.co

2 Orang Terseret Ombak di Watu Ulo Jember, Ayah Tewas, Anak Belum Ditemukan

Peristiwa     Dibaca : 194 kali Penulis:
2 Orang Terseret Ombak di Watu Ulo Jember, Ayah Tewas, Anak Belum Ditemukan
FaktualNews.co/hatta
Supriyadi saat ditemukan warga mengambang 500 meter dari bibir pantai

JEMBER, FaktualNews.co-Ayah dan anak, Supriyadi (35) dan Ferdiansyah (9), terseret ombak Pantai Payangan Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Minggu (11/4/2021).

Sang ayah ditemukan di lokasi yang berjarak 500 meter dari bibir pantai dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan sang anak, masih dalam pencarian.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Anggota Polsek Ambulu, dibantu Satpolair Polres Jember, SAR Rimba Laut, dan relawan lainnya hingga saat ini masih mencari bocah malang itu.

Menurut Kapolsek Ambulu AKP M Sudaryanto, kedua korban datang ke pantai tersebut bersama beberapa anggota keluarga. Kejadian kecelakaan laut itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

“Infonya korban dan keluarganya ini sampai di pantai sekitar pukul 08.00 WIB. Selanjutnya, mereka mandi di pinggir pantai,” kata Sudaryanto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di lokasi kejadian.

Tiba-tiba saja, ombak besar datang dan menyeret tubuh Ferdiansyah. “Supriyadi, ayah si anak ini melihat anaknya terseret lari dan berusaha menarik tubuh anaknya itu,” jelas Sudaryanto.

Namun nahas, Supriyadi ikut terseret ombak tersebut. Kedua korban pun dalam sekejap hilang tergulung ombak.

Keluarga dan warga sekitar langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas. Selanjutnya, anggota kepolisian bersama SAR lokal Rimba Laut dan nelayan, melakukan penyisiran.

Tubuh Supriyadi ditemukan sekitar 500 meter dari bibir pantai. “Saat ditemukan kondisi Supriyadi meninggal dunia,” ucapnya.

Usai dibawa ke Puskesmas Ambulu untuk divisum, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka dan menolak untuk diotopsi. “Keluarga menganggap kematian korban murni kecelakaan, jadi menolak diotopsi,” kata Sudaryanto.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap bocah berumur 9 tahun itu, yakni Ferdiansyah, masih terus dilakukan.

Pencarian dilakukan hingga pukul 17.00 WIB, namun belum menemukan korban, sehingga pencarian di wilayah laut dilanjutkan besok, Senin (11/4/2021).

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...