FaktualNews.co

Ledakan Hebat di Kabuh Jombang, Anak Tewas, Ibu Luka Bakar Serius

Peristiwa     Dibaca : 130 kali Penulis:
Ledakan Hebat di Kabuh Jombang, Anak Tewas, Ibu Luka Bakar Serius
FaktualNews.co/muji lestari
Lokasi kejadian ledakan di rumah Dusun Gempol Desa Karangpakis, Kabuh, Jombang.

JOMBANG, FaktualNews.co-Satu orang meninggal dunia dan satu orang lagi luka bakar serius akibat ledakan hebat di sebuah rumah warga Dusun Gempol Desa Karangpakis, Kabuh, Jombang. Belum diketahui pasti penyebab ledakan, namun diduga akibat petasan yang meledak.

Ada pun kedua korban adalah anak dan ibundanya. Korban yang tewas Joko Slamet (35), si anak. Sedangkan korban luka parah adalah Sainten (55), ibu dari Joko Slamet. Sainten kini masih dirawat intensif di RSUD Jombang.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Peristiwa yang terjadi pada Kamis (15/4/2021) malam itu sempat membuat warga sekitar gempar. Sebab kejadiannya berlangsung saat mereka sedang salat tarawih di masjid tak jauh dari lokasi kejadian.

Kapolsek Kabuh, AKP Rudi Darmawan mengaku belum bisa menyimpulkan penyebab pasti ledakan itu. Sejauh ini, pihaknya masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (olah TKP).

Informasi yang dihimpun pihak kepolisian menyebutkan, kejadian ini terjadi saat warga tengah melaksanakan salat tarawih. Tiba-tiba terdengar suara ledakan cukup keras.

Usai salat, warga mencoba mencari sumber suara keras itu yang ternyata bersumber dari rumah Sainten.

Setelah mencoba masuk ke rumah tersebut, warga sudah mendapati dapur rumah korban berantakan. Sedangkan Joko Slamet dan Sainten tergeletak di sekitar lokasi.

“Kemudian warga berusaha membantu Joko dan Sainten dibawa ke puskesmas dengan minta tolong pak Urip dengan menggunakan kendaraan L300,” ujarnya, Jumat (16/4/2021).

Karena lukanya yang serius, kedua korban kemudian dirujuk ke RSUD Jombang. Namun, Joko Slamet nyawanya tak bisa diselamatkan. Dia meregang nyawa saat masih dalam perawatan intensif petugas medis.

Pasca kejadian, kondisi rumah korban bagian dapur hancur berantakan namun atapnya masih utuh. Sainten mengalami luka bakar cukup serius.

Dilokasi kejadian, polisi mengambil sejumlah barang bukti diantaranya satu buah travo, satu buah kaleng sisa belerang dan abu bekas belerang yang sudah terbakar.

“Kita masih olah TKP, juga kita sita cat yang digunakan untuk pavel mercon (petasan) serta serbuk untuk pavel mercon,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...