FaktualNews.co

Buka Puasa di Kafe D’Jati Pulau Giliraja Sumenep, Menikmati Segarnya Es Jendol Gulrah

Kuliner     Dibaca : 97 kali Penulis:
Buka Puasa di Kafe D’Jati Pulau Giliraja Sumenep, Menikmati Segarnya Es Jendol Gulrah
FaktualNews.co/Istimewa
Dua perempuan pengunjung Kafe D'Jjati berswafoto sambil menunggu datangnya pesanan berbuka puasa.

SUMENEP, FaktualNews.co – Sebuah kafe dengan konsep menarik berhasil dikembangkan oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sejati, di Desa Jate, Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep. Kafe D’Jati, namanya.

Kafe yang dibangun di jantung pulau itu, berbatasan antara Desa Jate dan Banbaru. Aksesnya yang gampang karena berlokasi di pinggir jalan, memudahkan para pecinta kuliner nongkrong dan menikmati sajian beragam penganan.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Karena memang asyik, tak heran bila kafe itu menjadi tempat nongkrong favorit muda-mudi di Sumenep. Pejabat dan aparatur pemerintah lokal pun kerap berkunjung, termasuk wisatawan yang bertandang ke pulau Giliraja.

Di bulan Ramadan ini, kafe yang khas itu selain menyajikan beragam menu makanan dan minuman juga menjadi tempat ngabuburit muda-mudi sambil lalu menunggu azan magrib.

“Kafe kami menjadi tempat tongkrongan alternatif yang hit untuk muda-mudi menjelang buka puasa. Kita juga menyiapkan aneka menu berbuka,” terang Direktur Bumdes Sejati, Syaiful Anang, Minggu (18/4/2021).

Selain aneka makanan berupa lalapan ayam, mi rujak telur, termasuk soto ayam kampung menjadi andalan kafe tersebut.

Beragam minuman yang khas juga bisa dipesan di tempat yang asri itu. Misalnya, kopi tubruk, jus alpukat, jus yakulsa, mega mendung dan josua. Minuman andalannya adalah es jendol gulrah (gula merah).

“Aneka makanan dan minuman kita siapkan, soto ayam kampung dan es jendol gulrah yang banyak diminati pengunjung dan pecinta kuliner,” sebut Syaiful Anang.

“Harganya pun relatif murah, es jendol kita bandrol hanya Rp 6.000, sementara nasi soto dan aneka makanan lainnya pun sangat terjangkau untuk masyarakat kepulauan,” imbuhnya.

Sejak diresmikan Bupati Sumenep Achmad Fauzi beberapa waktu lalu, Bumdes tersebut terus berinovasi untuk mengembangkan beragam usaha untuk menyerap tenaga kerja sekaligus memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes).

“Kita akan terus berinovasi untuk memajukan desa lewat beragam jenis usaha. Selain kafe yang menjadi unit andalan, kami juga ada usaha studio foto, pangkas rambut, termasuk usaha cuci motor,” tegasnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...