FaktualNews.co

Bahan Petasan yang Meledak Tewaskan 2 Orang di Jombang, Dibeli Secara Online

Peristiwa     Dibaca : 83 kali Penulis:
Bahan Petasan yang Meledak Tewaskan 2 Orang di Jombang, Dibeli Secara Online
FaktualNews.co/muji lestari
Lokasi kejadian ledakan di rumah Dusun Gempol Desa Karangpakis, Kabuh, Jombang.

JOMBANG, FaktualNews.co-Terkuak fakta baru mengenai insiden ledakan hebat yang menewaskan dua orang di Dusun Gempol Desa Karangpakis, Kabuh, Jombang.

Ledakan itu diduga bersumber dari bahan peledak pembuat petasan. Sedangkan bahan itu didapat korban, Joko Slamet (35) dengan cara membeli secara online.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Joko Slamet sendiri menjadi korban tewas atas insiden itu. Termasuk, ibunya Sainten (55) yang empat hari kemudian atau Senin (19/4/2021) ini, jiawanya juga tak tertolong. Sainten mengembuskan napas saat dalam perawatan di RSUD Jombang.

“Informasi warga memang Joko ini membuat petasan. Bahan bakunya dia beli secara online, ada bukti-bukti terkait transaksi dan bukti pengiriman yang kami temukan,” ujar Kapolsek Kabuh, AKP Rudi Darmawan, Senin (19/4/2021).

Diketahui ledakan hebat itu terjadi pada Kamis, 15 April 2021 malam lalu. Saat itu warga setempat masih melaksanakan ibadah salat tarawih di masjid tak jauh dari rumah korban, termasuk suami Sainten, Sukijan (60).

Tiba-tiba terdengar suara ledakan keras, dan setelah dicari sumbernya, ledakan itu berasal dari rumah korban.

Selain Sainten, anaknya Joko Slamet juga menjadi korban. Saat itu, kedua korban ditemukan terkapar tak sadarkan diri di dapur rumahnya dengan kondisi penuh luka bakar.

Bahkan Joko Slamet meninggal sesaat setelah dirujuk ke RSUD Jombang, beberapa jam pasca-kejadian.

Saat ini, barang bukti masih diperiksa di Labfor Polda Jatim untuk memastikan penyebab ledakan itu. “Bukti masih kami kirim dan diperiksa di Labfor Polda Jatim,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...