FaktualNews.co

Para Pembalap Liar di Mojokerto Ternyata Punya Grup WA Khusus

Peristiwa     Dibaca : 193 kali Penulis:
Para Pembalap Liar di Mojokerto Ternyata Punya Grup WA Khusus
FaktualNews.co/Muhammad Lutfi Hermansyah
Kapolres Mojokerto, AKBP Donny Alexander saat memeriksa puluhan sepeda motor yang terjaring razia, Senin (19/4/2021).

MOJOKERTO, Faktualnews.co – Para pelaku balap liar yang terjaring razia di kawan jalur Lengkong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto pada Sabtu (18/04/2021) lalu, ternyata mempunyai group WhatsApp (WA) khusus.

“Para pelaku balap liar sampai ada group WA. Dimana untuk mengkordinir dan memberikan informasi situasi kondisi aman,” kata Kapolres Mojokerto, AKBP Donny Alexander saat konferensi pers di Halaman Mako Polres Mojokerto, Senin (18/04/2021).

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Donny menjelaskan, balap liar yang digelar di jalan raya Lengkong, Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto biasanya digelar pada saat menjelang subuh.

“Sehingga akses jalan warga terganggu,” jelasnya.

Sebanyak 83 sepeda motor diamankan dalam razia itu, ada 124 pemuda dan 2 perempuan yang turut digelandang ke Mapolres Mojokerto.

Sejauh ini, kepolisian masih belum bisa memastikan ada unsur perjudian atau tidak saat kegiatan balap liar itu.

“Untuk perjudian masih belum menemukan, tim masih menyelidiki. Sebagian bisa menunjukkan surat kendaraan, sebagian lagi yang lain masih dlm proses oleh Reskrim, dikhawatirkan barang curian,” paparnya.

Selain razia balap liar, petugas juga melaksanakan kegiatan razia kendaraan bermotor di tempat wisata yang dikhususkan kepada knalpot dan ban motor berukuran kecil yang tidak sesuai dengan peruntukan kendaraan tersebut.

“Kami sudah melakukan penyitaan sebanyak 67 unit knalpot yang tidak sesuai dengan spek kendaraan bermotor tersebut. Yang kita laksanakan ini agar menjamin ketertiban dan kenyamanan kegiatan pada bulan suci Ramadhan,” kata mantan Kapolres Pasuruan itu.

Ditambahkannya, untuk mekanisme pengambilan kendaraan tidak standr yang telah disita dapat diambil setelah pemilik menjalani sidang tilang.

“Setelah itu kendaraan bisa diambil dengan cara harus dirubah ke standar. Kalau knalpot ya kita musnahkan,” Imbuhnya.

 

Video detik-detik penggerebekan balap liar di Lengkong, Mojokerto:

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...