FaktualNews.co

Balai Benih Ikan di Kota Probolinggo Tidak Terawat

Pertanian     Dibaca : 158 kali Penulis:
Balai Benih Ikan di Kota Probolinggo Tidak Terawat
FaktualNews.co/agus
Kondisi BBI yang tak terawat dengan baik.

PROBOLINGGO, FaktualNews.co-Balai Benih Ikan (BB) yang dikelola Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) Kota Probolinggo, tak terawat.

BBI di jalan Kapten Saroe, Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih tersebut, tidak dikelola maksimal, bahkan seakan dibiarkan mangkrak.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Sebagan kolam ada yang dikelola berisi benih ikan dan ikan besar. Sebagian yang lain dibiarkan kosong, ditumbuhi semak-belukar. Tampak tanaman liar tumbuh di lahan yang tak dimanfaatkan. Bagitu gudang dan perkantoran, terlihat kumuh.

Pagar yang mengelilingi BBI, ditumbuhi tanaman menjalar. Papan nama, sebagian hurufnya hilang, sehingga tidak dapat dibaca.

Bahkan, permainan anak-anak yang ada di dalam lokasi BBI, dipenuhi tumbuhan menjalar, sehingga terkesan tidak pernah dirawat dan dipakai. Bahkan tak terlihat satupun petugas di lokasi, Selasa (20/4/2021) siang.

Plt Dipertahankan Yoyok Imam Siswahyudi mengatakan, BBI tersebut dikelola dinas yang dipimpinnya. Setiap hari ada 8 pegawai yang bekerja di UPT BBI tersebut.

“Ada pegawainya kok. Mungkin sedang istrahat,” kilahnya, soal tak ada satupun petugas yang terlihat.

Yoyok berjanj akan memerintahkan pegawai yang ada di UPT BBI membuka pintunya. Namun, setelah ditunggu lama, tetap tak ada satupun pegawai muncul. “Kegiatannya ada kok. Pegawai yang di sana mengelola pembbitan. Hasilnya nanti dijual,” tandasnya.

Disinggung mengapa BBI kelihatan seperti tidak dirawat, Yoyok menjawab, karena anggaran tidak cukup. Pemkot tidak bisa mengalokasikan anggaran sebesar saat BBI masih berstatus UPT (Unit Pelayanan Teknis). “Sekarang anggarannya kecil karena sudah bukan UPT,” dalihnya.

BBI kini berada di bawah seksi, setelah pemerintah Provinsi Jawa Timur mencabut atau menghapus UPT. Yoyok akan mengusahakan dana untuk memperbaiki BBI, sehingga kondisi BBI seperti sedia kala.

Hanya saja, upaya tersebut bertahap, mengingat keterbatasan anggaran. “Pelan-pelan akan kami perbaiki,” katanya.

Nantinya, jika pembenihannya maksimal, BBI bisa mensuplai kebutuhan benih ikan seperti nila, lele dan gurami bagi masyarakat Kota Probolinggo.

Jika Produksinya lebih, bisa djual ke masyarakat luar kota atau
daerah. “Saat ini masih melayani kebutuhan masyarakat kota. Pembibitannya belum dmaksimalkan,” pungkasnya.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...