FaktualNews.co

Diuji di Labkesda Banyuwangi, Takjil Petulo di Pasar Ramadan Singojuruh Ternyata Aman

Kesehatan     Dibaca : 172 kali Penulis:
Diuji di Labkesda Banyuwangi, Takjil Petulo di Pasar Ramadan Singojuruh Ternyata Aman
FaktualNews.co/konik
Petugas kesehatan, petugas gizi, petugas kesehatan lingkungan, dan petugas laboratorium saat memeriksa makanan di Pasar Takjil Ramadan Singojuruh, Sabtu (17/4/2021).

BANYUWANGI, FaktualNews.co-Jajanan takjil jenis petulo yang sebelumnya dicurigai mengandung zat berbahaya, ternyata aman dan layak dikonsumsi.

Hal itu setelah sampel petulo yang Sabtu (17/4/2021) diuji di Laboratorium Kesehatan (Labkesda) Banyuwangi, keluar hasilnya, Selasa (20/4/2021).

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

“Dari hasil analisa makanan, takjil jenis petulo itu masih tergolong aman dan tidak mengandung zat Rhodamin B,” kata Irin Fahrunisa petugas kesehatan puskesmas Singojuruh Banyuwangi, Selasa (20/4/2021).

Dikatakan, berdasarkan hasil dari analisis laboratorium tersebut tidak di temukan zat berbahaya, sesuai dengan parameter uji Organoleptik, Fisika dan kimia, serta mikrobiologi, semua tergolong aman dan layak konsumsi.

Irin melanjutkan pemeriksaan yang dilakukanya pada Sabtu lalu merupakan instruksi dari Bupati Banyuwangi guna pengawasan makanan takjil di bulan suci Ramadan.

“Hal tersebut adalah langkah skrining awal pemeriksaan terhadap makanan yang diduga mengandung bahan tambahan pangan yang tidak aman bagi kesehatan masyarakat,” imbuhnya.

Pengawasan makanan dan minuman ini bertujuan supaya penjual tidak sembarang dalam menggunakan bahan tambahan pangan yang berbahaya.

“Harapan kami penjual lebih hati hati untuk menggunakan bahan tambahan pangan, supaya produk yang di jual aman bagi kesehatan masyarakat luas,” pungkasnya.

Diberitkan, petugas Puskesmas Singojuruh membawa sampel jajanan ‘petulo’ ke Labkesda Banyuwangi.

Jajajan petulo yang ditemukan di Pasar Takjil Ramadan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Singojuruh itu dicurigai mengandung zat berbahaya, sejenis bahan tambahan pangan yang tidak diperbolehkan.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...