FaktualNews.co

Hendak Razia Jebakan Tikus, Polres Ngawi Malah Temukan Ratusan Liter BBM dalam Jeriken

Peristiwa     Dibaca : 131 kali Penulis:
Hendak Razia Jebakan Tikus, Polres Ngawi Malah Temukan Ratusan Liter BBM dalam Jeriken
FaktualNews.co/Zaenal Abidin
Petugas mengamankan barang bukti puluhan jeriken yang berisi BBM dari perkebunan jati di Desa Watualang, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi pada Kamis (22/4/2021) malam.

NGAWI, FaktualNews.co – Kepolisian Resort (Polres) Ngawi mengamankan ratusan liter bahan bakar minyak (BBM) dalam puluhan jeriken di perkebunan jati di Desa Watualang, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi pada Kamis (22/4/2021) malam.

BBM yang diduga ilegal itu didapati oleh anggota Polres Ngawi yang hendak melakukan razia jebakan tikus berlistrik bersama petugas Satpol PP dan pegawai PLN.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Saat melintas di perkebunan jati tersebut petugas mendapati sejumlah pesepeda motor yang menguras BBM dari tangki motornya. Curiga dengan pemandangan ganjil itu, petugas pun turun dan menelisik apa yang mereka lakukan.

Saat itulah petugas mendapati puluhan jeriken berisi BBM yang total isinya diperkirakan mencapai ratusan liter.

Kasatreskrim Polres Ngawi I Gusti Agung Ananta yang saat itu memimpin razia jebakan tikus langsung memerintah sebagian anak buahnya untuk mengamankan temuan tersebut.

“Kita selidiki dulu. Yang pasti kita proses,” jelas I Gusti Agung Ananta kepada FaktualNews.

bbm ilegal

Puluhan jeriken berisi BBM yang ditemukan petugas di perkebunan jati di Desa Watualang, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi pada Kamis (22/4/2021) malam.

Sementara I Gusti Agung Ananta melanjutkan perjalanan menuju lokasi razia jebakan tikus, sebagian anak buahnya bertahan untuk mengatasi temuan yang mencurigakan tersebut.

Salah satu pesepeda motor yang menguras isi tangkinya, kepada FaktualNews mengaku telah lama melakukan hal itu. Namun, untuk yang dilokasi tersebut dia baru melakukan selama sepuluh hari.

“Saya ini kerja ikut orang. Setiap hari kayak begini untuk nyari tambahan penghasilan,” ungkap salah satu pemilik sepeda motor yang mengaku berprofesi sebagai sopir ambulans salah satu rumah sakit di Ngawi.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...