FaktualNews.co

Wali Kota Blitar Gelar Bimtek Petani Milenial, Berharap Ketahanan Pangan Tercukupi

Advertorial     Dibaca : 69 kali Penulis:
Wali Kota Blitar Gelar Bimtek Petani Milenial, Berharap Ketahanan Pangan Tercukupi
FaktualNews.co/dwi haryadi
Wali Kota Blitar Santoso saat menerima penghargaan dari Komisi IV DPRR RI Hendro Hermon

BLITAR, FaktualNews.co-Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar bekerjasama dengan Komisi IV DPR RI menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani Milenial di Aula Kebun Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar, Selasa (27/4/2021).

Turut hadir dalam agenda ini Wali Kota Blitar Santoso, anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Gerindra Ir Endro Hermono, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar Ir Rodiyah dan Perwakilan Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP).

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Kegiatan Bimtek diikuti secara antusias oleh puluhan petani milenial yang hadir dalam agenda ini.

Wali Kota Blitar Santosomengatakan, bimtek yang digelar kali ini dapat memberikan tambahan semangat dan motivasi petani milenial di Kota Blitar.

Sehingga ke depan dapat mendorong terciptanya lahan pertanian yang lebih produktif dan dapat meningkatkan usaha tani yang endingnya adalah meningkatkan kesejahteraan kaum petani.

“Bimtek ini sejalan dengan penekanan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Bapak Presiden menyampaikan bahwa dalam kondisi pandemi Covid-19 tidak hanya melakukan reformasi fundamental di sektor kesehatan, tapi juga ketahanan pangan harus ditingkatkan untuk mengatasi krisis pangan,”Kata Santoso.

Wali kota menambahkan, di tengah-tengah situasi pandemi Covid-19 ini, kaum petani adalah pribadi-pribadi yang luar biasa. Menurutnya, pilihan menjadi petani di situasi saat ini adalah pilihan hidup yang tidak mudah.

Sebab, permasalahan yang dihadapi petani tidaklah ringan. Beberapa masalah yang seringkali muncul adalah mahalnya harga pupuk, serangan hama dan rendahnya harga pertanian ketika panen tiba.

“Panjenengan semua adalah orang-orang yang hebat. Banyak persoalan yang dihadapi petani, tapi Anda semua tetap konsisten menjadi petani,” pungkasnya

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...