FaktualNews.co

Bermain Layang-layang Ular Naga di Pantai, Cara Pemuda di Situbondo Ngabuburit

Ramadan     Dibaca : 168 kali Penulis:
Bermain Layang-layang Ular Naga di Pantai, Cara Pemuda di Situbondo Ngabuburit
FaktualNews.co/fatur
Iqbal saat bermain layang-layang di Pantai Berige'en Situbondo.

SITUBONDO,FaktualNews.co-Sebagian pemuda di Kabupaten Situbondo, mempunyai cara asyik untuk menunggu waktu berbuka puasa alias ngabuburit.

Sebagian pemuda memanfaatkan waktu menunggu buka puasa dengan bermain layang-layang berbentuk ular naga berukuran raksasa.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Aktivitas bermain layang-layang ular naga berukuran besar, dengan panjang sekitar 40 meteran itu, dilakukan para pemuda di Pantai Berige’en, Desa Peleyaan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo.

Pantauan FaktualNews.co di lapangan, ada beragam jenis layangan tampak beterbangan di Pantai Berige’en ini, dari model konvensional berbentuk segi empat hingga bentuk parasut.

Bahkan, ada layang-layang berbentuk ular naga berukuran yang terbang di udara.

Semua penampilan layang-layang tersebut menjadi hiburan bagi warga lain yang datang untuk menonton saja. Bila para pengunjung ini tertarik turut bermain layang-layang, di Berige’en. Bahkan, lokasi pantai Berige’en hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari monumen Anyer-Panarukan, Situbondo.

Iqbal (20), pemilik layang-layang ular naga berukuran besar mengaku bersama teman komunitas layang-layang memilih pantai, untuk bermain layang-layang sembari menunggu waktu buka puasa.

Karena untuk dapat terbang layang-layang berukuran besar itu, butuh bantuan angin yang kencang, dan itu mudah diperoleh di pantai.

“Saya dan teman-teman komunitas sengaja bermain layang-layang di pantai, sembari menunggu waktu buka puasa atau ngabuburit di pantai,” kata Iqbal, Rabu (28/4/2021).

Menurut dia, diakui untuk bermain layang-layang itu butuh tempat luas seperti di pantai, karena layang-layang butuh bantuan angin kencang untuk dapat terbang.

“Sehingga teman-teman komunitas memilih pantai berige’en untuk tempat bermain layang-layang. Selain tempatnya luas anginnya juga kencang,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...