FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Penghafal Al-Qur’an Asal Mojokerto Ini Terpilih Jadi Imam Masjid di Uni Emirat Arab

Peristiwa     Dibaca : 1215 kali Penulis:
Penghafal Al-Qur’an Asal Mojokerto Ini Terpilih Jadi Imam Masjid di Uni Emirat Arab
FaktualNews.co/Istimewa
Rahmat Alfian Hidayat, penghafal Al-Qur'an asal Mojokerto yang lolos seleksi Imam Masjid di Uni Emirat Arab.

MOJOKERTO, Faktualnews.co – Rahmat Alfian Hidayat (27), hafiz atau penghafal Al-Qur’an warga Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto terpilih jadi imam Masjid Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Dia mengikuti tahapan seleksi yang digelar di Jakarta pada bulan November 2020. Total ada 205 penghafal Al-Qur’an yang mendaftar seleksi calon imam tersebut. Termasuk di dalamnya, delapan warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di luar negeri.

Dari 205 hafiz yang mengikuti seleksi, 27 hafiz dinyatakan lulus. Keputusan tersebut tertuang dalam surat yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Uni Emirat Arab di Abu Dhabi bernomor B-00166/Abu Dhabi/210414 tanggal 14 April 2021 tentang Hasil Seleksi Imam Asal Indonesia.

Dikonfirmasi Faktualnews.co, pemuda jebolan pondok pesantren Umar Bin Khatab Surabaya itu membenarkan kabar tersebut.

Dia mengaku dari semula memang mempunyai cita-cita untuk berdakwah dan hidup di luar negeri. Jadi ketika ada peluang seleksi imam masjid luar negeri ia bergegas mengikutinya.

“Memang cita-cita saya sejak dari kecil ingin dakwah di luar negeri,” katanya, Rabu (28/04/2021).

Salah satu syarat menjadi Imam masjid di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab adalah hafal Al-Qur’an 30 Juz dan fasih berbahasa arab.

Menurutnya, para peserta yang dinyatakan lulus seleksi ini akan mulai diberangkatkan pada Juni 2021 setelah melengkapi beberapa syarat administrasi, seperti formulir, foto, paspor dan ijazah terakhir

Dia menjelaskan, mulai menghafal Al-Qur’an sejak dirinya berusia 15 tahun dan masuk di Ponpes Umar bin Khatab. Dalam kurun waktu 2 tahun dia telah berhasil menuntaskan hafalan 30 juz.

“Saya khatam juga di pondok Umar bin Khatab. Setalah itu saya pindah ke pondok Ibnu Ali Surabaya,” jelasnya.

Setelah lulus di Ponpes Ibnu Ali, Alfian sapaan akrabnya, melanjutkan studinya di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah Surabaya, Prodi Manajemen Dakwah.

“Sekarang sudah selasai semuanya, tinggal menunggu wisuda saja,” tandasnya.

Alifian diketahui juga memiliki segudang prestasi seputar Al-Qur’an lainnya. Antara lain, dua kali Juara 1 MTQ Jawa Timur cabang Hafalan dan Tafsir Al Qur’an dalam bahasa Inggris pada tahun 2017 dan 2019 dan Juara 3 MHQ 30 Juz tingkat Jawa Timur tahun 2020.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh