FaktualNews.co

Tiga Pasangan Terjaring Razia Kos di Tulungagung, Satu Perempuan Berkelit

Peristiwa     Dibaca : 217 kali Penulis:
Tiga Pasangan Terjaring Razia Kos di Tulungagung, Satu Perempuan Berkelit
FaktualNews.co/Istimewa
Petugas saat merazia salah satu rumah kos di Kelurahan Kepatihan pada Rabu (28/4/2021) pagi.

TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – Satpol PP Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung menjaring dua pasangan bukan suami istri dan satu pasangan berstatus nikah siri dalam Operasi Pekat di Bulan Ramadan, Rabu (28/4/2021).

Ketiga pasangan tersebut masing-masing diamankan di rumah kos berbeda dari 8 titik rumah kos yang disasar oleh aparat penegak Perda tersebut.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Salah seorang perempuan muda dari pasangan tersebut, sempat berkelit. Dia berdalih tidak tahu bahwa di kamarnya ada teman lelakinya. Kepada petugas dia mengaku, baru tahu setelah dia ke kamar mandi. Ternyata teman lelakinya itu ada di kamar mandi tesebut.

Petugas Satpol tak menerima alasan tersebut. Mereka tahu bahwa saat diketuk oleh Satpol PP, pintu kamar kos sedang terkunci rapat.

Setelah sempat terjadi perbantahan yang alot, akhirnya wanita tersebut menuruti petugas dan bersedia datang ke Mako Satpol PP secara sukarela untuk mengambil KTP-nya.

“Jadi ada 8 titik ya yang kita razia dalam rangka operasi pekat di bulan ramadan, hasilnya ada 3 pasangan,” jelas Kabid Penegakan Perda dan Perbup Satpol PP Tulungagung Artista Nindya Putra, Rabu (28/4/2021).

Sesuai prosedur pihaknya membawa dan memberikan pembinaan kepada para muda-mudi yang terjaring razia.

“Kita bina, termasuk yang nikah siri nanti akan kita cek kebenarannya. Kalau ada yang tidak kooperatif akan kita sampaikan ke keluarganya masing-masing,” terangnya.

Pihaknya juga menegaskan, selama bulan ramadan ini akan meningkatkan intensitas patroli dan pengawasan terhadap rumah kos.

“Pasti kita tingkatkan selama bulan ini, kalau rumah kos itu yang ada di data kita sekitar 500 an baik yang berijin atau belum, yang pasti kita akan tingkatkan pengawasan,” pungkasnya.

 

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...