FaktualNews.co

Pencuri Sapi Limosin di Lumajang Tinggal Kabur Hasil Kejahatannya

Peristiwa     Dibaca : 126 kali Penulis:
Pencuri Sapi Limosin di Lumajang Tinggal Kabur Hasil Kejahatannya
FaktualNews.co/efendi murdiono
Barang bukti sapi curian yang berhasil ditemukan petugas dan masyarakat

LUMAJANG, FaktualNews.co-Satu ekor sapi jenis limosin milik Suparman (62), warga Dusun Kebonan, Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh ditinggalkan pencurinya di lahan tanaman tebu milik warga. Diduga pelaku khawatir tertangkap massa yang mengejarnya.

Kapolsek Tempeh Iptu, Lugito mengatakan sapi betina terjadi pada Rabu (28/04/2021) malam. Seperti biasanya, sebelum melaksanakan salat tarawih, Surparman memeriksa sapi miliknya di dalam kandang.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

“Setelah memastikan kondisinya aman, korban melaksanakan salat tarawih di masjid dekat rumah,” kata Iptu Lugito, Kamis (29/04).

Seusai melaksanakan salat tarawih, lanjut Lugito, sekitar pukul 20:30 WIB korban kembali memeriksa sapinya di kandang. Saat memeriksa kandang itulah korban melihat sapi limosin yang baru umur satu tahun miliknya sudah raib, diduga dicuri maling.

“Korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa dan bersama-sama melaporkan ke Polsek Tempeh,” tutur Logito.

Diduga sapi dibawa pelaku ke arah selatan. Korban pun meminta bantuan warga mencari sapinya yang hilang dibawa pelaku.

Polsek Tempeh berkoordinasi dengan Polsek Pasirian, termasuk pengurus desa juga melakukan pencarian.

Setelah semalam suntuk melakukan penyisiran, usaha petugas dan warga tidak sia-sia. Sapi yang sempat hilang tersebut ditemukan di area perkebunan tebu di Dusun Tegir, Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian.

Lugito menjelaskan, modus pelaku adalah masuk ke dalam kandang dengan cara merusak pintu pagar kandang yang terbuat dari bambu, kemudian melepas tali tampar pada sapi dan menuntunnya melalui area perkebunan.

“Kami harapkan warga lebih waspada dan ikut aktif berperan dalam menjaga hewan ternaknya, lebih menggiatkan pos kamling, buat garasi ternak agar keamananya lebih terjaga kalau perlu pasang GPS di hewan ternak sehingga jika terjadi pencurian petugas bisa menelusuri dengan cepat,“ pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...