FaktualNews.co

Saat Warga Ambil Bantuan Dana BNI, Plafon Pendapa Kecamatan Tempurejo Jember Ambruk

Peristiwa     Dibaca : 54 kali Penulis:
Saat Warga Ambil Bantuan Dana BNI, Plafon Pendapa Kecamatan Tempurejo Jember Ambruk
FaktualNews.co/hatta
Plafon Pendapa Kecamatan Tempurejo Jember yang ambruk.

JEMBER, FaktualNews.co-Diduga diguyur hujan sehari sebelumnya, plafon bangunan pendapa Kantor Kecamatan Tempurejo ambruk, Rabu (5/5/2021).

Ambruknya plafon eternit itu terjadi sekitar pukul setengah 7 pagi, saat banyak warga datang ke kantor kecamatan setempat untuk mengambil anggaran bantuan dari salah satu bank BUMN.
Namun tidak ada korban dalam musibah ambruknya atap plafon itu.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Camat Tempurejo Yahya Iskandar menuturkan, bagian yang ambruk itu adalah plafon eternit pada bangunan Pendapa Kecamatan. Bangunan pendapa itu sendiri pada 2020 lalu telah direnovasi.

“Iya itu eternitnya jatuh, bukan ambruk. Mungkin karena hujan kemarin. Tapi proses diperbaiki oleh yang garap proyek, kan masih jadi tanggungjawabnya (untuk perawatan). Bangunan (pendapa) itu, juga baru direnovasi tahun lalu,” kata Yahya dikonfirmasi lewat ponselnya, Rabu (5/5/2021) siang.

Kata Yahya, kejadian jatuhnya plafon atap itu terjadi saat pagi hari. “Sekitar jam 7 pagi, tidak ada yang kena. Sudah saya WA yang garap, dan sudah ada perbaikan. Ada dua (lembar) eternit yang jatuh, ukurannya kurang lebih 1,5 x 2 meter,” jelasnya.

Diketahui saat kejadian plafon eternit itu ambruk, banyak warga yang berada di lokasi kejadian.

Kata Yahya, karena saat itu pihaknya akan melakukan kegiatan penyampaian bantuan anggaran penerima bantuan usaha dari salah satu bank BUMN.

“Ambruk pas banyak warga. Karena bank BNI akan menyerahkan bantuan usaha mikro bagi warga. Mestinya pukul 9 kegiatannya. Nah jatuhnya eternit itu pas di atas meja rapat pimpinan (Muspika) yang tidak ada orang di bawahnya. Jadi tidak ada korban, warga saat itu di belakang,” ujarnya.

Terkait kejadian itu, Yahya pun melaporkan kepada pimpinannya sesuai kejadian yang ada. Namun pihaknya menyayangkan dengan adanya kejadian plafon eternit ambruk tersebut.

“Padahal itu baru direnovasi tahun 2020 lalu, tapi ada kejadian ini. Saya sendiri juga masih baru (menjabat sebagai camat) di Kecamatan Tempurejo. Semoga tidak ada kejadian lagi, nanti saya cek lagi (bagian bangunan) yang lain,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...