FaktualNews.co

Ledakan Petasan di Tulungagung, Dua dari Sembilan Korban Meninggal Dunia

Peristiwa     Dibaca : 226 kali Penulis:
Ledakan Petasan di Tulungagung, Dua dari Sembilan Korban Meninggal Dunia
FaktualNews.co/Istimewa
Polisi sedang melakukan olah TKP di lokasi ledakan petasan.

TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – Sembilan warga Desa Sukorejo Wetan Kecamatan Rejotangan Tulungagung menjadi korban ledakan petasan, dua orang di antanranya dinyatakan meninggal dunia pada Senin (10/5/2021) malam.

Tujuh orang lainnya mengalami luka bakar serius, akibat ledakan petasan tersebut.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Dua korban meninggal dunia yaitu Muhammad Asrori (25) Dusun Bangunsari Desa Sukorejo Wetan dan M. Nuzul Ilham (21) Desa Sukorejo Wetan Kecamatan Rejotangan.

Dua korban mengalami luka berat yaitu Andik Sugianto (35) Desa Sukorejo dan M. Zaenal Arifin, (23) Desa Sukorejo Wetan Kecamatan Rejotangan.

Korban mengalami luka ringan yaitu M. Giofani Prasetyo (21) Desa Sukorejo Wetan, Abil (21) Desa Sukorejo Wetan, Faisol Al Asnawi (27) Desa Sukorejo Wetan, Dani wijaya Putra (19) Desa Sukorejo Wetan, dan Shofian Efendi (20) Desa Sukorejo Wetan Kecamatan Rejotangan.

“Sembilan korban luka maupun meninggal berasal dari satu desa,” jelas Kapolsek Rejotangan AKP Hery Poerwanto pada Selasa (11/5/2021).

Pasca kejadian, korban langsung dilarikan ke rumah sakit. “Sembilan korban sudah dilarikan ke RSUD dr Iskak Tulungagung,” jelasnya.

Hery menambahkan, informasi awal yang dia terima, sembilan pemuda tersebut sedang meracik petasan.

“Kami belum bisa memberikan keterangan kronologis kejadian, bagaimana, karena olah TKP masih berjalan,” pungkasnya.

 

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...