FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Kebun Binatang Surabaya Tetap Buka di Libur Idul Fitri 1442 H

Wisata     Dibaca : 802 kali Penulis:
Kebun Binatang Surabaya Tetap Buka di Libur Idul Fitri 1442 H
FaktualNews.co/Risky Prama
Ilustrasi: Pengunjung KBS mengunggang gajah

SURABAYA, FaktualNews.co – Meski beberapa tempat wisata di sejumlah daerah di Jawa Timur tutup, pada Hari Raya Idul Fitri tahun 2021 ini Kebun Binatang Surabaya, tetap buka.

Namun demikian pengelola KBS protokol kesehatan diberlakukan secara ketat terhadap petugas dan para pengunjung.

Humas KBS Agus Supangkat, tetap buka selama libur lebaran dengan jam layanan mulai pukul 08.00-16.30 WIB. Tidak ada perubahan tarif meskipun sedang masa liburan. Harga tiket tetap Rp. 15.000 per orang.

“Kita tetap menerapkan protokol kesehatan bagi pengunjung yang akan masuk kebun binatang. Tak hanya itu, petugas juga dilengkapi dengan APD,” jelas Agus Supangkat, Jumat (14/5/2021) pagi.

Ditambahkan Agus, untuk mengantisipasi kerumunan, pihak KBS membuka seluruh akses pintu masuk. Dengan demikian, jelas dia, pengunjung bisa leluasa masuk dan terhindar dari kerumunan.

“Bagi pengunjung yang naik angkutan umum dan parkir kendaraan di TIJ Joyoboyo, bisa masuk melalui pintu selatan yang berdekatan dengan TIJ Joyoboyo. Bagi pengguna kendaraan roda 2 dan roda 4 bisa masuk melalui pintu masuk 12 (area parkir) maupun pintu masuk utama yang berdekatan dengan patung Sura dan Buaya,” tambah Agus.

Lanjut Agus, bagi pengunjung kebun binatang surabaya, sebelum masuk wajib melakukan tes suhu badan. Bagi pengunjung yang suhu badannya diatas 37.5 derajat celcius bisa istirahat terlebih dahulu di ruang kesehatan yang telah disedikan.

“Pengunjung wajib mengikuti protokol kesehatan yang ketat sebagaimana ketentuan dari pihak KBS,” lanjutnya.

“Di sini kami juga menyiapkan tempat cuci tangan dan sabun serta hand sanitizer bagi pengunjung. Petugas juga memakai APD lengkap, seperti masker, sarung tangan dan face shield,” pungkasnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh