FaktualNews.co

Mengecas HP Ditinggal Berlebaran, Rumah di Wuluhan Jember Ludes Terbakar

Peristiwa     Dibaca : 174 kali Penulis:
Mengecas HP Ditinggal Berlebaran, Rumah di Wuluhan Jember Ludes Terbakar
FaktualNews.co/Istimewa
Petugas pemadam kebakaran saat melakukan pembasahan di rumah Sutaji, Sabtu (15/5/2021).

JEMBER, FaktualNews.co – Sebuah rumah berukuran 6 x 8 meter di Dusun Tanjungrejo, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, terbakar pada Sabtu (15/5/2021) siang.

Insiden kebakaran di rumah Sutaji tersebut diduga akibat korsleting listrik dari kamar depan rumah, yang berasal dari cas ponsel.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Beruntung tidak ada korban dalam musibah kebakaran itu, karena pemilik rumah sedang membantu persiapan acara lebaran di tempat tinggal saudaranya.

Kebakaran itu menghanguskan tiga ruangan, diantaranya ruang kamar depan, ruang tamu, dan sebagian ruang belakang.

Proses pemadaman membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam. Namun sebelum itu, perjalanan menuju lokasi truk damkar sempat mogok.

“Kebakaran itu tadi dugaannya karena korsleting listrik yang berasal dari cas ponsel pemilik rumah. Karena sumber api diketahui dari bawah. Saat kebakaran terjadi rumah juga keadaan kosong. Karena pemilik rumah rewang (persiapan hajatan) ke rumah saudaranya,” kata Wakil Danru B Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Ambulu Slamet Ariyanto.

Terkait kronologis kejadian, lanjut Slamet, Petugas Damkar mendapat informasi dari warga yang sudah melihat kobaran api membesar dari jendela kamar depan rumah.

“Apinya cepat membesar, kami pun bersama anggota (damkar) langsung datang ke lokasi, di sana sudah ada Polisi dari Polsek, dan langsung kita padamkan api itu,” ujarnya.

Untuk pemadaman api, katanya, warga ikut membantu. “Tapi karena harus masuk ke dalam (rumah), kita melarang warga masuk. Karena khawatir ada atap yang jatuh. Jadi warga membantu dari luar rumah dengan menyiram air menggunakan alat seadanya,” katanya.

Untuk proses pemadaman api dan pendinginan membutuhkan waktu 1 jam, dan beruntung rumah tidak ludes terbakar semua.

“Alhamdulillah tidak ada kendala, juga tidak ada korban. Tapi ruangan kamar depan, ruang tamu ludes habis beserta seluruh perabotannya, dan ruang belakang terbakar sebagian pada atapnya,” sebutnya.

Namun demikian untuk memastikan penyebab kebakaran, katanya, polisi masih melakukan penyelidikan.

“Dugaan penyebab mengarah pada sumber api dari bawah, korsleting listrik dari cas ponsel. Karena saat rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong, pemilik rumah sedang mengecas ponsel,” ujarnya.

 

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...