FaktualNews.co

Habis Minum Obat Kuat, Pria Paruh Baya di Situbondo Meninggal di Warung Kopi

Peristiwa     Dibaca : 162 kali Penulis:
Habis Minum Obat Kuat, Pria Paruh Baya di Situbondo Meninggal di Warung Kopi
FaktualNews.co/Istimewa
Ilustrasi.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Kehebohan terjadi di warung kopi (warkop) di Desa Kotakan, Kecamatan Kota, Situbondo, menyusul dengan meninggalnya pria paruh baya berinisial MD (59) di warung milik Adam (42) warga setempat, Minggu (16/5/2021) malam.

Kepada pemilik warung, sebelumnya Dusun Jatian, Desa/Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso tersebut mengaku habis minum dua butir obat kuat.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Informasi yang didapat, korban datang ke warung yang berlokasi di belakang Kantor Desa Kotakan tersebut sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu korban mengeluh kepalanya pusing.

Mengetahui MD pusing dan berkeringat dingin, Adam kemudian menghubungi salah seorang Perangkat Desa Kotakan, Anas, dan diteruskan ke bidan desa, Mustika.

Malangnya, setelah diperiksa oleh bidan desa, ternyata pria paruhbaya tersebut sudah meninggal dunia di Warkop milik Adam.

Mengetahui korban sudah meninggal, Anas menghubungi Polsek Kota. Selanjutnya, petugas langsung membawa jasad korban ke kamar RSU dr Abdoer Rahem Situbondo.

“Berdasarkan pengakuan korban kepada pemilik Warkop, korban mengaku minum kuat sebanyak 2 butir,” kata Anas, perangkat Desa Kotakan, Situbondo, Senin (17/5/2021) siang.

Kapolsek Kota, Situbondo AKP Budi Harto mengatakan, petugas menemukan bungkus obat kuat saat melakukan olah TKP.

“Setelah Olah TKP korban kemudian dibawa ke kamar mayat RSU Situbondo,” ujar AKP Budi Harto.

Selain bungkus obat, Budi menambahkan, petugas juga petugas juga menemukan sebuah tas kecil, satu bungkus rokok, dompet berisi uang tunai Rp. 145 ribu, STNK sepeda motor, SIM A dan C, KTP atas nama korban.

“Proses selanjutnya, kami menyerahkan kepada penyidik Satreskrim Polres Situbondo. Selain itu, karena pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi, sehingga kami langsung menyerahkan jasad MD ke pihak keluarga,” pungkasnya.

 

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...