Peristiwa

Hasil Autopsi, Mayat Bayi di Sungai Mojogeneng Mojokerto Terdapat Tanda Kekerasan

MOJOKETO, Faktualnews.co-Mayat bayi yang ditemukan mengapung di Sungai Desa Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto beberapa waktu lalu, diautopsi oleh Labfor Polda Jatim. Hasilnya, ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi tersbut.

“Ada kekerasan, ada memar di pipi kanan dan kiri terdapat memar, itu dari hasil autopsi. Kami akan berusaha secara maksimal melakukan pengungkapan kasus itu,” kata Kapolres Mojokerto, AKBP Donny kepada awak media, Kamis (03/06/2021).

Satuan Reserse Kriminal Polres Mojoketo juga ikut diterjunkan membantu Polsek Jatirejo dalam mengungkap kasus penemuan bayi malang tersebut.

Sejauh ini, menurut Donny, Tim masih melakukan pengambilan keterangan dari sejumlah saksi untuk pendalaman dan mempertajam proses penyelidikan.

“Barang Bukti masih hasil autopsi dan beberapa alibi dari keterangan saksi,” tandasnya.

Diberitakan, warga Desa Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto heboh menyusul temuan mayat bayi yang mengambang di Sungai desa setempat, Senin (31/05/2021) pagi.

Bayi perempuan yang ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB oleh warga sekitar itu diduga sengaja dibuang orang tuanya sesaat setelah lahir.

Saat ditemukan, kondisi bayi sudah tidak bernyawa, memucat tanpa sehelai kain dan masih terdapat tali pusar menempel di perutnya.