FaktualNews.co

Akibat Pandemi, 630 CJH Situbondo Batal Berangkat Haji

Peristiwa     Dibaca : 121 kali Penulis:
Akibat Pandemi, 630 CJH Situbondo Batal Berangkat Haji
FaktualNews.co/Istimewa
Misbahul Munir Kepala Kemenag Situbondo

SITUBONDO, FaktualNews.co – Sebanyak 630 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Situbondo yang sedianya berangkat tahun 2020 lalu, pada musim haji tahun 2021 ini keberangkatannya kembali harus dibatalkan.

Kepastian pembatalan keberangkatan haji itu menyusul keluarnya surat keputusan Menteri Agama Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Haji Pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H / 2021 M.

Dalam surat keputusan yang ditandatangani Menteri Agama Yaqur Cholil Qoumas pada tanggal Kamis 3 Juni 2021 itu, menyebutkan bahwa jamaah haji yang sedianya berangkat pada tahun lalu, otomatis masuk daftar CJH tahun 2022.

Dimintai tanggapan soal keputusan tersebut Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Situbondo Misbakhul Munir berharap CJH 2021 Kabupaten Situbondo yang batal berangkat tahun ini bersabar dengan keputusan tersebut.

“Pembatalan tersebut telah melalaui berbagai pertimbangan termasuk salah satunya karena masih pandemi. Untuk itu, kami mengimbau kepada para CJH untuk bersabar dan tawakal,” kata Misbahul Munir, Jumat (4/6/2021).

Selain itu, menurut dia, pembatalan itu juga berdasarkan situasi terkini bahwa pemerintah Arab Saudi belum mengumumkan kuota haji. Penerbangan Indonesia ke Arab Saudi juga belum dibuka,” bebernya.

Misbahul mengatakan, tercatat sebanyak 630 orang CJH asal Kabupaten Situbondo, yang harus kembali tertunda pemberangkatannya untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci pada tahun 2021 ini.

“Jumlah calon haji yang kembali tertunda ini adalah yang seharusnya berangkat tahun 2020, karena merekalah yang diprioritaskan jika ada pemberangkatan haji tahun ini. Sementara pada tahun 2021 tidak ada pelunasan calon haji,”katanya.

Misbahul mengatakan, diakui selama pandemi Covid-19, Kemenag Situbondo memang belum melakukan persiapan teknis apapun terkait pelaksanaan haji, karena dari Kementerian Agama juga tidak ada perintah untuk persiapan

“Kami di Kemenag Situbondo hanya pelaksana, jika pimpinan sudah memutuskan harus taat dan patuh,”bebernya.

Lebih jauh Misbahul menambahkan Kemenang Situbondo sejauh ini hanya menyiapkan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi, seperti memperpanjang paspor CJH Situbondo, yang sudah habis masa berlakunya.

“Selama pandemi Covid-19, kami hanya melayani perpanjangan paspor CJH yang habis masa berlakunya,”pungkasnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh