FaktualNews.co

Polisi Pastikan Perempuan Tewas Tergantung di Mojokerto Murni Bunuh Diri

Peristiwa     Dibaca : 108 kali Penulis:
Polisi Pastikan Perempuan Tewas Tergantung di Mojokerto Murni Bunuh Diri
FaktualNews.co/lutfi hermansyah
Petugas melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya korban bunuh diri.

MOJOKERTO, Faktualnews.co-Polisi memastikan perempuan cantik dalam kondisi hamil yang ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya, Dusun Wonosari, Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Senin (07/06/2021) pagi, adalah murni bunuh diri, bukan korban pembunuhan.

Hal itu disampaikan Kanitreskrim Polsek Gondang, Ipda Heri menyusul kabar adanya kejanggalan tewasnya perempuan tersebut di masyarakat. Kejanggalan itu muncul dari posisi kaki korban menempel di lantai dan mulut tidak terbuka saat ditemukan.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

“Tidak ada (dugaan pembunuhan), semua utuh. Itu informasi orang, yang beredar tidak jelas. Mereka hanya menerka-nerka saja. Kita yang melaksanakan olah TKP. Pihak keluarga sudah yakin kalau dia bunuh diri,” katanya saat di konfirmasi Faktualnews.co.

Korban bernama Korban bernama Vivianti Irine Putri (25) ini belakangan diketahui merupakan gadis pemandu lagu (LC) di salah satu karaoke di Mojokerto.

Dari keterangan kekuraga korban, kata Heri, sebelum mengakhiri hidupnya, Minggu (06/06/2021) kemarin ia sempat keluar dan pulang ke rumah sendirian tanpa ditemani suami sirinya, sekitar pukul 22.00 WIB.

Pihak keluarga mengtahui waktu dia pulang. Sekitar pukul 23.00 WIB pihak keluarga yang masih belum tidur mendengar suara ‘glodak’ dari dalam kamar korban. “Dianggap suara biasa saja, karena memang biasa terdengar suara dari dalam kamarnya,” terang Heri.

Setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menemukan korban sudah dalam kondisi kaku dan tergantung tali daster dengan panjang sekitar 100 sentimeter.

“Kita melihat ada jeratan lehernya dan tali yang digunakan itu molor. Dari terlalu lamanya tergantung, sehingga dia melorot ke bawah. Orang-orang tidak tahu dari jarak dekat,” ujarnya.

Di sekitar korban, juga tidak ditemukan barang-barang berbahaya yang kemungkinan digunakan untuk menyakiti dirinya.

“Akses masuk ke kamar pun tertutup, selain dari pintu kamar. Jendela kamar pun tidak ada yang rusak, masih kondisi kotor, dan tidak ditemukan sidik jari orang lain,” papar Heri.

Heri memastiakan, pihak keluarga sudah menerima tewasnya korban dan tidak menghendaki korban untuk dilakukan autopsi.

“Keluarga tidak menghendaki jenazahnya di autopsi. Saat ini korban sudah dimakamkan,” tutupnya.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...