FaktualNews.co

SK Pemberhentian Sementara Kades Paowan Sudah Diteken Bupati Situbondo

Birokrasi     Dibaca : 122 kali Penulis:
SK Pemberhentian Sementara Kades Paowan Sudah Diteken Bupati Situbondo
FaktualNews.co/fatur
Plt Camat Panarukan Syaiful Bahri

SITUBONDO,FaktualNews.co-Surat Keputusan (SK) pemberhentian sementara atas Syaiful Hadi selaku Kepala Desa (Kades) Paowan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo sudah ditandatangani Bupati Karna Suswandi.

“Bahkan, SK pemberhentian sementara Syaiful Hadi selaku Kades Paowan itu, sudah turun ke Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Situbondo,” ujar Syaiful Bahri, Plt Camat Panarukan, melalui ponselnya, Rabu (9/6/2021).

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Menurutnya, karena SK pemberhentianya sudah ditandatangani Bupati Karna Suswandi, pihaknya hanya tingggal mengantarkan SK pemberhentian sementara Syaiful Hadi dari jabatannya sebagai Kades Paowan.

“Kami masih menunggu SK pemberhentian sementara dari Kantor DPMD Situbondo. Jika SK tersebut sudah turun, kami akan mengantarkan langsung ke Syaiful Hadi,” bebernya.

Pengajuannya sendiri sudah disampaikan ke bupati sebelum Ramadan lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Plt Camat Panarukan, Situbondo Syaiful Bari menjelaskan, pengajuan tersebut dibuatnya sebagai tindak lanjut surat dari bupati.

Syaiful mengatakan, dia sudah menerima surat dari bupati agar memberikan peringatan kepada Kades Paowan.

“Sehingga dengan dasar dari Bupati Situbondo (Karna Suswandi red-), saya menidaklanjuti dengan membuat pengajuan itu,”bebernya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Lutfi Joko Prihatin membenarkan adanya pengajuan pemberhentian sementara terhadap Kepala Desa Paowan. Bahkan, surat tersebut langsung disampaikan ke bupati.

Dia mengatakan, pengajuan tersebut dibuat karena Kades Paowan diduga melakukan kesalahan. Di antaranya, keterlambatan penyampaian APBDes dan pertanggungjawaban penggunaan keuangan desa.

“Sesuai regulasi, kades yang tidak menyelesaikan pertanggungjawaban keuangan tepat waktu, bupati bisa disanksi pemberhentian sementara,” jelasnya.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...