FaktualNews.co

Angka Kasus Covid-19 Meroket, Jombang Kembali ke Zona Oranye

Kesehatan     Dibaca : 93 kali Penulis:
Angka Kasus Covid-19 Meroket, Jombang Kembali ke Zona Oranye
FaktualNews.co/muji lestari
Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho.

JOMBANG, FaktualNews.co-Kabupaten Jombang kembali berstatus zona oranye penyebaran Covid-19, setelah sebelumnya sudah menyandang zona kuning.

Pasien positif Covid-19 di wilayah setempat pun terus bertambah sejak tiga hari terakhir.

Bukan itu saja, peta di seluruh 21 kecamatan juga mengalami perubahan signifikan. Saat ini, dua kecamatan yang berstatus zona merah, yakni Kecamatan Jombang (kota) dan Gudo. Padahal sebelumnya, dua kecamatan tersebut bersatus zona oranye.

Tak hanya itu, sejumlah kecamatan yang sebelumnya berstatus zona hijau (nihil positif Covid), juga berubah menjadi zona kuning. Alhasil, kawasan zona hijau kini hanya lima kecamatan saja.

Yakni Kecamatan Ngusikan, Kudu, Bareng, Wonosalam, dan Kecamatan Perak.

Berdasarkan data di laman Dinas Kesehatan Jombang pada Rabu (16/6/2021) pukul 13.00 WIB, jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 55 orang.

Jumlah itu meningkat tajam dibanding sehari sebelumnya yang berjumlah 45 pasien. Bahkan pada hari sebelumnya lagi, hanya 34 orang positif Covid. Tercatat, ada penambahan 21 orang selama dua hari.

Dari jumlah tersebut, Kecamatan Gudo dan Jombang (Kota) menjadi penyumbang pasien Covid terbesar. Masing-masing terdapat 13 orang.

Sisanya, adalah Kecamatan Megaluh sebanyak 5 pasien, Diwek 4 pasien, serta Bandarkedungmulyo, Tembelang dan Sumobito yang masing-masing berjumlah 3 pasien positif.

Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho membenarkan adanya peningkatan yang cukup signifikan tersebut.

Saat ini, pihaknya telah menggelar rapat dengan tiga pilar (Pemkab dan Kodim/0814) menyikapi peningkatan pasien Covid tersebut.

“Saat ini Kabupaten Jombang berubah menjadi zona oranye,” kata Kapolres ketika ditemui di Balai Desa Kepatihan, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Rabu (16/6/2021).

Kapolres Jombang menambahkan, sebenarnya sempat ada penurunan hingga angka 18 pasien pascalebaran. Namun peningkatan sangat tinggi kembali terjadi.

Kapolres pun meminta masyarakat tidak terus menerapkan prokes (protokol kesehatan).

“Tetap memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas,” harapnya.

Terkait jam malam, Agung belum berani memberikan kepastian. Pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dulu dengan Pemkab Jombang.

“Seperti hari ini kita sosialisasi prokes di Balai Desa Kepatihan. Kalau angka pasien Covid-19 menurun lagi, jam malam tidak akan diberlakukan. Akan tetap kami akan melakukan koordinasi terlebih dulu dengan Pemkab Jombang,” pungkas Agung.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...