FaktualNews.co

Kasus VCS Oknum DPRD Jember, Korban Merasa Dijebak dan Diperas, Pilih Lapor Polisi

Hukum     Dibaca : 159 kali Penulis:
Kasus VCS Oknum DPRD Jember, Korban Merasa Dijebak dan Diperas, Pilih Lapor Polisi
FaktualNews.co/hatta
Tangkap layar postingan di Facebook yang menunjukkan potongan video yang diduga oknum anggota DPRD Jember melakukan VCS.

JEMBER, FaktualNews.co-Menyikapi kasus perekaman Video Call Sex (VCS), DPC PPP Jember memastikan akan mengawal korban yang anggota DPRD Jember, untuk menangkap pelaku.

Ketua DPC PPP Jember KH Madini Faruq saat dikonfirmasi melalui ponselnya, menegaskan sudah mengambil langkah cepat untuk melaporkan kasus yang menimpa anggotanya ke polisi.

“Untuk kasus itu, sudah dilaporkan ke polisi. Kejadiannya saat Ji Faisol (korban) melakukan kegiatan kerja di Bali,” kata pria yang akrab dipanggil Gus Mamak ini, Rabu (16/6/2021) malam.

Gus Mamak menjelaskan, dari pengakuan korban kepada dirinya, terduga pelaku yang menjebak lewat VCS itu, juga sempat meminta uang tebusan sebesar Rp 2 juta.

“Karena setelah ditutup panggilan Video Call itu, ada terduga pelaku seorang laki-laki yang mengancam akan menyebarkan VCS itu. Juga minta tebusan uang Rp 2 juta,” katanya.

Karena panik, katanya, korban mentransfer uang Rp 1 juta dulu. “Kemudian korban sadar jadi korban pemerasan, selanjutnya berkoordinasi dengan saya (partai) untuk melaporkan ini ke polisi. Laporannya sudah dilakukan,” ujarnya.

Gus Mamak juga menambahkan, terkait kasus ini tidak hanya dialami oleh anggota fraksi PPP DPRD Jember itu.

“Korbannya tidak hanya Ji Faisol ini, tapi juga ada korban lainnya, dari Situbondo itu anggota DPRD dari Fraksi Gerindra, juga korban-korban lain. Juga ada seorang hakim Pengadilan Agama di Brebes, dan juga ada lagi lainnya,” jelasnya.

Gus Mamak juga mengingatkan anggota Fraksi PPP DPRD Jember lainnya untuk berhati-hati dalam bermedsos.

“Karena modusnya pelaku ini mengikuti media sosial facebook korbannya, dan mencari celah juga informasi dari facebook. Sehingga kami himbau anggota kami dan juga anggota DPRD lainnya untuk berhati-hati terhadap modus kejahatan ini,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah akun facebook bernama Cindy Aprilia mengunggah potongan video call sex (VCS) yang diduga dilakukan anggota DPRD Jember dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Rabu (16/6/2021) malam.

Pemilik akun Cindy Aprilia mengunggah video singkat berdurasi 28 detik itu sekitar 2 jam yang lalu. Selain mengunggah video tersebut, si pemilik akun juga menyematkan sebuah tulisan komentar.

“#pppjember
Just info … # PORNOGRAFI
Sangat di sayang kan Seorang Ketua fraksi partai persatuan pembangunan ( PPP ) DPRD Kabupaten Jember
Kepala Mts. Al Badri Kalitas . JEMBER
Apa memang seperti budaya PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN ( PPP )
Mts . Al Badri Kalitas
Untk yg mau komen jgn langsung bilang ini hoax . Klo mau bukti . Inbox aja ya 😊
Bukti nya jelas berupa video ☺️”

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...