FaktualNews.co

Masifkan Langkah Preventif Putus Penyebaran Covid-19, Screening Dilakukan 2 Arah Surabaya-Madura

Kesehatan     Dibaca : 158 kali Penulis:
Masifkan Langkah Preventif Putus Penyebaran Covid-19, Screening Dilakukan 2 Arah Surabaya-Madura
FaktualNews.co/risky prama
Gubernur Jatim dan Wali Kota Surabaya saat memantau penyekatan di Jembatan Suramadu

SURABAYA, FaktualNews.co-Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, menerapkan screening atau penyekatan di akses Suramadu sisi Surabaya.

Langkah preventif ini dilakukan tak lain hanya untuk melindungi warga Kota Pahlawan dari penyebaran Covid-19.

Bahkan untuk memasifkan hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Pemkab Bangkalan dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, sepakat untuk menerapkan penyekatan dari kedua arah.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, screening di akses Suramadu merupakan bentuk kebersamaan pemerintah daerah di Jawa Timur dalam menekan laju penyebaran Covid-19.

“Jadi nanti swab yang dari Bangkalan akan dilakukan oleh Bupati Bangkalan. Surabaya nanti membantu ketika yang dari Bangkalan sudah tidak mampu (lolos), yang selain plat M (Madura) kita lakukan swab,” kata Wali Kota Eri di sela memimpin penyekatan di akses Suramadu sisi Surabaya, Rabu (16/6/2021) siang.

Wali Kota Eri menyebut, nantinya screening juga dilakukan di akses Suramadu yang menuju ke arah Bangkalan. Artinya, swab juga dilakukan kepada pengendara dari arah Surabaya yang akan menuju ke Bangkalan melalui akses Suramadu.

“Dari Surabaya masuk ke Bangkalan kita juga lakukan swab. Ini yang disampaikan Bu Gubernur, bagaimana kita saling-bahu membahu menjaga antara pemerintah yang ada di Jawa Timur,” ujarnya.

Keputusan ini sesuai dengan kesepakatan bersama dalam rapat koordinasi Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Jatim, Surabaya dan Bangkalan yang berlangsung pada Selasa (15/6/2021) malam.

“Kota Surabaya dan Kabupaten Bangkalan adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Karenanya perlu sinergitas bersama dalam upaya memutus mata rantai pandemi ini,” lanjutnya.

Sementara itu Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyatakan telah berkoordinasi dengan Bupati Bangkalan mengenai langkah preventif menekan laju penyebaran Covid-19.

“Bangkalan berbatasan dengan Surabaya dan Sampang, maka screening juga sebaiknya dilakukan di kedua wilayah itu,” jelas Gubernur Jatim.

Gubernur Khofifah menyebut, genome sequencing dari laboratorium Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair) berdasarkan hasil penyekatan di akses Suramadu menemukan adanya mutasi Covid-19 Varian Delta India (B16172).

Varian tersebut, diketahui memiliki kecepatan penyebaran yang lebih tinggi.

“Oleh karena itu, perlu kewaspadaan kehati-hatian dan protokol kesehatan yang ketat. Kemudian, tolong vaksinasi bagi yang belum. Saya rasa itu harus satu paket,” tutup dia.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...