FaktualNews.co

Mayat Pria di Kebun Karet Jember dengan 2 Etalase Toko, Diduga Tewas Usai Mencuri

Peristiwa     Dibaca : 95 kali Penulis:
Mayat Pria di Kebun Karet Jember dengan 2 Etalase Toko, Diduga Tewas Usai Mencuri
FaktualNews.co/hatta
Sosok mayat laki-laki tergeletak di tengah perkebunan karet.

JEMBER, FaktualNews.co-Mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan tergeletak di tengah Perkebunan Pohon Karet Dusun Sumberketangi, Desa Tugusari, Kecamatan Bangsalsari, Jember, sekitar pukul 05.30 WIB, Senin (21/6/2021).

Diketahui identitas mayat tersebut bernama Suyono (55) tahun warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan setempat.

Dari olah TKP yang dilakukan anggota Polsek Bangsalsari, diduga kuat dia seorang maling. Sebab, ditemukan dua etalase alumunium berukuran 50 x 20 x 50 sentimeter, alat-alat senter, obeng, besi pengungkit, tidak jauh dari tempat penemuan mayat.

Dari penyelidikan, barang-barang tersebut terungkap milik toko kelontong warga setempat yang baru saja digasak pencuri.

Menurut Kapolsek Bangsalsari AKP I Putu Adi Kusuma, sebelum diketahui ada mayat di tengah perkebunan karet itu, pemilik toko peracangan di Dusun Sumberketangi, Desa Tugusari, Kecamatan Bangsalsari, mendapati tokonya berantakan.

Kondisi pintu toko dan tempat gembok rusak, ada bekas congkelan obeng. “Selain itu didapati, hampir seluruh barang di toko habis, mulai dari rokok, barang dagangan lainnya, termasuk dua etalase kecil di dalam toko juga hilang,” kata Adi.

Adi menjelaskan, setelah warga mendapati kondisi toko peracangan miliknya kemalingan, sekitar 50 meter di perkebunan karet, ditemukan mayat laki-laki, dengan posisi tubuh terlentang dan tangan mengangkat ke atas

Selain itu, kata Adi, juga ditemukan satu etalase dengan kondisi barang berserakan yang berada di sebelah mayat tersebut. “Warga dan saksi mendapati ada mayat itu, kemudian lapor ke kami. Selanjutnya dilakukan penyelidikan dan olah TKP,” ucapnya.

Berjarak kurang lebih 100 meter dari lokasi penemuan mayat, juga kembali ditemukan etalase kecil dan kain sarung yang didalamnya berisi banyak barang-barang dagangan toko.

“Macam-macam isinya, mulai dari rokok, sabun, dan barang-barang dagangan lainnya. Sehingga dugaan kuat kita, mayat laki-laki itu habis mencuri di toko peracangan milik warga,” katanya.

Adi menambahkan, dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan Puskesmas Bangsalsari, pria yang meninggal di tengah perkebunan karet itu terkena serangan jantung.

“Dari keterangan keluarganya, memang memiliki riwayat penyakit sesak napas dan jantung,” katanya.

Selanjutnya mayat tersebut dibawa ke puskesmas, dan hanya dilakukan visum luar.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan, dan meninggal diduga karena sakit yang diderita. Korban pun kemudian diserahkan ke keluarganya dan langsung dimakamkan. Pihak keluarga juga tidak menghendaki autopsi, ditegaskan dengan surat keterangan bermaterai,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...