FaktualNews.co

2 Terduga Pembobol Toko Laptop di Blitar Tertangkap di Madiun, Polisi Kejar 3 Lainnya

Peristiwa     Dibaca : 280 kali Penulis:
2 Terduga Pembobol Toko Laptop di Blitar Tertangkap di Madiun, Polisi Kejar 3 Lainnya
FaktualNews.co/Dwi Haryadi
Kapolres Blitar Kota saat memberik keterangan wartawan di Mapolres Blitar Kota, Kamis (1/7/2021).

BLITAR, FaktualNews.co – Dua dari 5 terduga pelaku pencurian 46 laptop di toko elektronik Jalan Semeru, Kota Blitar beberapa waktu lalu telah ditangkap Satereskrim Polres Blitar Kota.

Dua pria yang tidak disebutkan namanya itu ditangkap di wilayah Madiun setelah polisi melacak mobil yang digunakan pelaku untuk melancarkan pembobolan.

Mobil yang digunakan para pelaku teridentifikasi merupakan mobil rental.

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Heri Setiawan, mengatakan, penylidikan kasus tersebut mengarah pada persewaan mobil yang digunakan oleh para pelaku.

“Penangkapan kedua pelaku ini berawal saat petugas melakukan penylidikan kendaraan pelaku yang digunakan saat membobol toko. Namun kendaraan tersebut mobil rental. Dari situ petugas bisa mendapatkan indetitas pelaku dan dilakukan penangkapan,” jelas Yudhi Heri Setiawan, Kamis (1/7/2021).

Saat ini, tambah Yudhi, dua terduga pelaku tersebut sudah diamankan di Mapolres Blitar Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara tiga terduga lainnya masih dalam pengejaran petugas.


Berita sebelumnya:

Kawanan Maling Bobol Toko Komputer di Blitar, Hanya 1 Jam 46 Laptop Amblas


“Untuk melakukan penangkapan ini, Satreskrim Polres Blitar Kota juga bekerja sama dengan Polda Jatim. Saat ini ada beberapa barang bukti seperti rekaman CCTV juga sudah diserahkan ke Puslabfor Mabes Polri Cabang Surabaya untuk identifikasi wajah terduga pelaku yang belum ketangkap,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah toko perlengkapan komputer di kawasan Jalan Semeru, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar dibobol maling pada Kamis (17/6/2021) dini hari.

Kawanan pencuri yang terekam kamera CCTV itu menggondol 46 laptop baru dengan total kerugian yang dialami korban mencapai Rp. 319 juta.

Pemilik toko, Ririn, mengatakan dia baru mengetahui tokonya dibobol pencuri sekitar pukul 05.00 WIB setelah mendapat laporan dari penjaga toko yang malam itu tidur di lantai 2.

“Dari rekaman CCTV diketahui kejadiannya sekitar pukul 04.00 WIB. Satu jam sebelum penjaga bangun tidur. Saat penjaga turun ke toko di lantai bawah, baru tahu kalau pintu harmonika sudah terbuka dan laptopnya hilang,” ujar Ririn di depan tokonya, Kamis (17/6/2021) siang.

Ririn memperkirakan kawanan pencuri itu berjumlah 5 orang. Satu orang berjaga di bagian depan, sementara 4 orang lainnya beroperasi di dalam.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh