FaktualNews.co

Jasa Raharja Jatim Beri Santunan 8 Ahli Waris Korban KMP Yunicee

Event     Dibaca : 158 kali Penulis:
Jasa Raharja Jatim Beri Santunan 8 Ahli Waris Korban KMP Yunicee
FaktualNews.co/istimewa
Penyerahan santunan oleh Jasa Raharja Jatim kepada 8 ahli waris korban KMP Yunicee

SURABAYA, FaktualNews.co-PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Timur memberikan santunan kepada delapan ahli waris korban KMP Yunicee yang tenggelam di perairan Selat Bali pada Selasa (29/6/2021) lalu.

Kepala Jasa Raharja Jawa Timur Hervanka Tri Dianto menuturkan, santunan diberikan kepada delapan ahli waris di waktu yang berbeda.

Pertama, bantuan diberikan kepada empat ahli waris pada tanggal 30 Juni 2021, atau keesokan hari setelah peristiwa memilukan itu terjadi.

Ia mengatakan, sebenarnya waktu itu ada sembilan orang penerima asuransi kecelakaan KMP Yunicee dari PT Jasa Raharja. Namun lima orang diantaranya menerima santunan langsung dari Jasa Raharja yang ada di Bali. Semuanya merupakan para ahli waris korban yang jasadnya telah ditemukan dan teridentifikasi.

“PT Jasa Raharja telah menyerahkan santunan meninggal dunia pada tanggal 30 Juni 2021 kepada sembilan ahli waris korban meninggal dunia yang jenazahnya sudah ditemukan dan teridentifikasi, dengan perincian empat ahli waris korban yang berdomisili di wilayah Jawa Timur telah diserahkan santunannya melalui loket kantor yang ada di Cabang Utama Jawa Timur atas nama korban Ariana Nike Permatasari, Juliadi, Abdul Koyum dan Miftahul Arifin. Sedangkan kepada lima ahli waris lainnya, penyerahan santunan dilaksanakan melalui Kantor Cabang Bali,” beber Hervanka dalam rilis yang dibagikan, Rabu (7/7/2021).

Kemudian kedua, santunan diberikan kepada empat ahli waris yang jasadnya kembali teridentifikasi. Santunan diberikan pada Selasa (6/7/2021) kemarin dan siang tadi. Di waktu yang sama pula, 13 ahli waris yang ada di Bali juga menerima santunan. Sehingga total ada 26 penerima santunan.

Hervanka menambahkan, bukan hanya keluarga korban meninggal dunia saja mendapat perhatian dari PT Jasa Raharja. Para korban luka-luka yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit pun juga diberi perhatian. Yakni dengan memberikan surat jaminan biaya perawatan.

Hal itu kata Hervanka, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2017. Dimana ahli waris korban meninggal dunia berhak mendapat santunan sebesar Rp 50 juta. Sementara bagi korban luka-luka bakal menerima santunan biaya perawatan maksimal sebesar Rp 20 juta.

“Untuk korban yang mengalami luka-luka dan dirawat dirumah sakit sebanyak tujuh orang PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Timur telah memberikan surat jaminan kepihak rumah sakit dimana korban di rawat,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapal penumpang KMP Yunice dilaporkan tenggelam di Selat Bali. Diduga KMP terseret arus sehingga tenggelam di perairan Gilimanuk, sekitar pukul 19.06 WITA, Selasa (29/6/2021).

KMP Yunice sepanjang 56,6 meter dan lebar 8,6 meter serta berwarna putih strip merah biru ini berlayar dari Pelabuhan Ketapang tujuan Gilimanuk.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono