FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Permintaan Oksigen di Jombang Melonjak 70 Persen, Pemasok Kewalahan

Peristiwa     Dibaca : 376 kali Penulis:
Permintaan Oksigen di Jombang Melonjak 70 Persen, Pemasok Kewalahan
FaktualNews.co/Muji Lestari
Tim Satgas Covid-19 saat melakukan sidak penyedia Tabung oksigen di Mojoagung, Jumat (9/7/2021).

JOMBANG, FaktualNews.co – Permintaan oksigen di Kabupaten Jombang melonjak hingga 70 persen dalam beberapa hari terakhir. Dua pemasok oksigen di Kabupaten Jombang pun kewalahan untuk memenuhi permintaan tersebut.

Saat ini ketersediaan oksigen di dua tempat penyedia di wilayah tersebut, yakni PT. Samator Gas Indistri di Mojoagung dan PT. Merak Mitra Gasindo di Desa Tanggungan Kecamatan Gudo, hanya tinggal menghitung hari saja.

Hal ini terungkap saat Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di dua lokasi penyedia tabung oksigen tersebut pada Jumat (9/7/2021).

Inspeksi yang di Pimpin Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho itu mendapati bahwa dua penyuplai yang melayani sejumlah rumah sakit di wilayah setempat saat ini hanya mampu memenuhi permintaan hingga beberapa hari ke depan saja.

Meski demikian, Agung Setyo Nugroho memastikan kebutuhan oksigen untuk melayani rumah sakit yang merawat pasien covid-19 tersebut aman.

“Kami hanya memastikan saja, saya dengan Pak Dandim dengan Pemda ketersediaan oksigen dari dua penyedia masih ada untuk beberapa hari kedepan. Pasokan aman, tidak ada kekurangan,” ungkap Agung Setyo Nugroho.

Agung Setyo Nugroho menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan pengawalan untuk memastikan pasokan oksigen selama masa pandemi covid-19 ini.

Dalam kesempatan ini dia pun mengimbau masyarakat tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Salah satu yang terpenting, jelas Agus, adalah memakai masker rangkap dua, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Imbauan kami kurangi mobilitas dan menghindari kerumunan,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Cabang PT. Merak Mitra Gasido, Gunawan, mengatakan pihaknya mengaku kuwalahan memenuhi kebutuhan oksigen tersebut.

Dia menuturkan, permintaan rumah sakit yang telah bermitra dengan perusahaannya meningkat hingga 70 persen dari hari biasanya. Bahkan, kata dia, pihaknya mulai kekurangan pasokan dan hanya mampu memenuhi permintaan rumah sakit selama satu hari saja.

“Selama permintaan naik kami melayani hingga 200 tabung per hari, untuk sekitar 10 rumah sakit di jombang salah satunya di Pare Kediri, yang menjadi mitra kami,” pungkasnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh