FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Puskesmas Buka 24 Jam, Wali Kota Surabaya Minta RT/RW Pantau Kondisi Warga

Peristiwa     Dibaca : 291 kali Penulis:
Puskesmas Buka 24 Jam, Wali Kota Surabaya Minta RT/RW Pantau Kondisi Warga
FaktualNews.co/risky prama
Wali Kota Surabaya saat zoom meting dengan RT/RW di Surabaya

SURABAYA, FaktualNews.co – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, meminta kepada seluruh RT/RW untuk lebih aktif memantau kondisi warganya. Terutama bagi masyarakat yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing.

Eri Cahyadi meminta keaktifan seluruh anggota RT/RW untuk menjalin komunikasi yang intens kepada warga. Apabila ditemukan warga yang bergejala Covid-19 seperti sesak nafas, demam tinggi, batuk maka wajib dibawa ke puskesmas terdekat pada saat itu juga.

“Langsung bawa ke puskesmas. Insyaallah hari ini puskesmas mulai buka 24 jam. Nanti di sana akan diperiksa sekaligus tes swab antigen,” kata Cak Eri, sapaan lekatnya, saat zoom meetng dengan RT/RT se Surabaya, Senin (12/7/2021).

Dijelaskan, apabila swab antigen hasilnya negatif, maka Eri meminta keikhlasan warga untuk langsung menjalani isolasi bagi yang bergejala ringan dan mendapatkan obat-obatan sesuai keluhannya.

Sedangkan, apabila pasien mengalami gejala sedang atau berat maka akan langsung dirujuk ke rumah sakit.

“Jadi kita tidak perlu menunggu hasil swab PCR baru isolasi. Nanti malah semakin menularkan orang-orang di sekitar kita,” jelas dia.

Orang nomor satu di Kota Pahlawan ini meminta agar penularan Covid-19 ini terhenti, maka pada saat warga merasa badannya tidak enak, wajib langsung dibawa ke puskesmas terdekat.

“Itu penting dilakukan, agar pada saat warga periksa baik ke puskesmas maupun rumah sakit tidak dengan kondisi yang sudah parah,” harapnya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) ini pun memastikan, jam operasional puskesmas 24 jam non stop itu, juga didampingi oleh perwakilan petugas kelurahan/kecamatan serta Satpol PP.

“Sehingga, apabila sewaktu-waktu warga membutuhkan pertolongan baik pertolongan medis hingga penjemputan pasien atau jenazah bisa dilakukan ditangani dengan segera,” sebutnya.

Terakhir, Eri berpesan kepada seluruh warga Kota Pahlawan agar memperketat prokes. Termasuk mengurangi mobilitas. Jika tidak terlalu penting maka sebaiknya tidak perlu keluar rumah.

“Tolong ini ini harus segera dihentikan. Saya butuh bantuan seluruh warga untuk komitmen. mudah-mudahan badai pandemi ini akan segera berakhir,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono