FaktualNews.co

Pasokan Datang, Krisis Oksigen Medis RS Situbondo Teratasi

Peristiwa     Dibaca : 171 kali Penulis:
Pasokan Datang, Krisis Oksigen Medis RS  Situbondo Teratasi
FaktualNews.co/Istimewa
Petugas mengisikan oksigen liquid di RSU dr Abdoer Rahem, Situbondo, Sabtu (24/7/2012) malam.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Krisis oksigen medis di RSU dr Abdoer Rahem, Situbondo pada Sabtu (24/7/2021) petang teratasi menyusul datangnya pasokan dari Samator sebanyak 2.000 liter oksigen liquid pada sekitar pukul 19.00 WIB.

“Alhamdulillah mobil tangki Samator yang memasok 2000 liter oksigen medis datang tepat waktu, sehingga bisa mengatasi krisis oksigen di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo,” ujar dokter Roekmy Prabarani, Plt Direktur RSU dr Abdoer Rahem Situbondo, Jumat (24/7/2021).

Menurutnya, oksigen medis sebanyak 2.000 liter itu diperkirakan akan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan 136 pasien Covid-19 selama sekitar 30 jam.

“Sebetulnya, ketersediaan oksigen mulai menipis pada Jumat (23/7/2021) malam akibat pasokan oksigen dari Samator terlambat. Untuk memenuhi kebutuhan oksigen tadi siang, kami pinjam 56 tabung ke RS Besuki, RS Asembagus dan ke sejumlah PKM,” imbuhnya.


Berita sebelumnya:

Tiga Rumah Sakit Rujukan di Situbondo Krisis Oksigen


Roekmy berharap pihak Samator sebagai distrobutor oksigen liquid, tidak lagi terlambat memasok oksigen ke RSU Situbondo.

“Karena sebanyak 136 yang dirawat itu semuanya membutuhkan oksigen. Saya berharap pasokan oksigen tidak terlambat,” bebernya.

Lebih jauh Roekmy menegaskan, meskipun malam ini ada pengisian oksigen liquid sebanyak 2.000 liter, namun hal itu belum bisa mengatasi kekurangan oksigen. Alasannya oksigen tabung masih belum ada yang mem-backup, jika Rukun Jaya sebagai pemasok mengisi tabung oksigen itu, bisa mengatasi kebutuhan oksigen di RSU Situbondo.

“Selain membutuhkan oksigen liquid, setiap hari kami juga membutuhkan sebanyak 50 hingga 60 tabung oksigen, mengingat 136 pasien yang dirawat, semuanya membutuhkan,” jelas dia.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh