FaktualNews.co

Parpol di Jember Ini Sembelih Kurban di Akhir Hari Tasyrik, Berdoa Pandemi Segera Berakhir

Peristiwa     Dibaca : 126 kali Penulis:
Parpol di Jember Ini Sembelih Kurban di Akhir Hari Tasyrik, Berdoa Pandemi Segera Berakhir
FaktualNews.co/hatta
Penyembelihan hewan kurban pada akhir Hari Tasyrik.

JEMBER, FaktualNews.co – Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Jember menggelar penyembelihan hewan kurban pada akhir hari tasyriq. Hal itu dilakukan dengan diikuti doa agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

Ketua DPC PPP Jember Madini Faruq mengatakan, untuk kegiatan berkurban sengaja dilakukan pada hari tasyriq terakhir di beberapa titik oleh anggota Fraksi PPP Jember, sejak Jumat hingga Minggu (23-25/7/2021).

“Karena kami tidak menghendaki adan ya kerumunan, penyembelihan dilakukan sejak Jumat kemarin dan berakhir Minggu ini,” kata Madini, Minggu (25/7/2021).

Penyembelihan hewan kurban itu, katanya, sebagai bentuk kepedulian saat memanfaatkan momentum Iduladha.

“Kami ambil momentum penyembelihan pada Jumat, karena hari spesial dalam agama,” kata pria yang akrab dipanggil Gus Mamak ini.

Gus Mamak juga menjelaskan, untuk penyembelihan hewan kurban itu, juga diikuti sebagai niat ruwat agar pandemi Covid-19 berakhir.

“Penyembelihan ini diniati ruwat atau rokat tolak bala dengan membaca doa dari kitab karya Imam Jalaluddin As-Suyuthi berjudul Ar-Rahmatu fi ath-Thib wa al-Hikmah yang mengutip sebuah riwayat hadis Rasulullah Muhammad SAW,” katanya.

Menurutnya, dalam kitab itu dijelaskan, suatu hari ada seorang pria bercerita kepada Rasulullah tentang wabah besar pada zaman Nabi Isa al-Masih.

“Wabah itu telah banyak memakan korban hingga lebih dari separuh bangsa (kaum) meninggal dunia di hari pertama terjadinya wabah,” kata pria itu.

“Mendengar penjelasan pria itu, Rasulullah langsung bersujud lalu bermunajat kepada Allah. Beliau berkata: ‘Duhai Tuhan, apakah tragedi ini juga akan menimpa pada umatku?’,” sambungnya menjelaskan.

Gus Mamak menjelaskan, Malaikat Jibril turun seketika itu dan berkata: ‘Sesungguhnya Allah menitipkan salam padamu dan Allah memerintahkan agar engkau mengajarkan sebuah doa pada umatmu ditambah dengan membaca Surat al-Ikhlas tujuh kali pada kepala sapi jantan atau hewan ternak lainnya, kemudian sapi atau hewan lain tersebut disembelih dan dagingnya dibagi-bagikan kepada semua orang.

“Maka barang siapa yang memakan daging sapi itu, Allah akan menyelamatkannya dari segala wabah dan tha’un,” katanya.

Diketahui ada sebanyak tiga ekor sapi dan 15 ekor kambing yang disembelih pada akhir Idul Adha ini.

“Dagingnya dibagikan kepada masyarakat yang terdampak PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat dan warga yang sedang melakukan isolasi mandiri,” pungkasnya.

Terkait banyaknya konflik saat pandemi di tengah masyarakat,
Madini mengatakan, perlu adanya penyadaran kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19 dan cara mengantisipasinya.

“Terbukti pendekatan masker, hand sanitizer, dan vaksin belum maksimal menyelesaikan segalanya. Menurut saya, harus ada gerakan doa bersama dari rumah masing-masing, tapi secara massif dan bersama-sama sesuai agama dan keyakinan masing-masing,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono