FaktualNews.co

Percepat Herd Imunity, Satgas Covid-19 Kerahkan Mobil Layanan Vaksinasi Keliling di Nganjuk

Kesehatan     Dibaca : 180 kali Penulis:
Percepat Herd Imunity, Satgas Covid-19 Kerahkan Mobil Layanan Vaksinasi Keliling di Nganjuk
FaktualNews.co/Romza/

NGANJUK, FaktualNews.co – Berbagai cara dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Nganjuk, untuk memutus rantai penyebaran virus corona di masyarakat. Satgas ini pun, mengerahkan lima Mobil Layanan Vaksinasi untuk berkeliling di wilayah Kabupaten Nganjuk.

Satu mobil layanan vaksinasi ini bisa menyediakan 100 dosis vaksin dalam sehari. Satgas sudah menyediakan lima mobil layanan itu. Sehingga dalam sehari bisa melakukan vaksinasi sebanyak 500 orang.

Selain menggunakan mobil layanan vaksinasi, masih ada gerai-gerai vaksin lain di Kabupaten Nganjuk. Cara ini dilakukan karena penyebaran Covid-19 semakin cepat pada periode ini.

Untuk saat ini, vaksinasi yang sudah dilakukan kurang lebih sekitar 155 ribu. Namun prosentase itu, dianggap masih belum banyak.

“Kurang lebih masih lima belas persenan, ini masih kurang jauh,” kata Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Minggu (01/01/2021) saat meninjau vaksinasi di depan Puskesmas Sukomoro.

Jumlah 15 persen itu, dari total jumlah penduduk di Nganjuk. Yakni kurang lebih sekitar 1.050.000. Sedangkan Terkait target, vaksinasi akan selesai hingga bulan September mendatang.

Namun kembali lagi, sebut dia, vaksinasi ini tergantung kiriman dosis dari pemerintah pusat. “Kita mentarget (vaksinasi), tapi kiriman (dosis vaksin) ndak ada, ya repot,” ungkapya.

Selanjutnya, terkait wacana pemerintah pusat adanya penugasan TNI dan Polri untuk tambahan vaksinator, pun disambut baik oleh Marhaen. Justru hal itu, akan lebih cepat membentuk kekebalan kelompok (Herd Imunity).

“Kalau kekebalan kelompok terbentuk baik, dan prosentase-nya tinggi hingga mencapai 90 persen. Maka akan lebih enak dan lebih cepat penanganan pandemi ini,” imbuhnya.

Marhaen berpesan kepada warga penerima vaksin dosis pertama, supaya beristirahat terlebih dahulu. Karena dosis pertama ini, baru merangsang kekebalan tubuh.

”Terutama bagi orang yang punya komorbid,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid