FaktualNews.co

Pemkab Mojokerto Belum Berencana Vaksinasi Gelandangan dan ODGJ, Ini Alasannya

Kesehatan     Dibaca : 199 kali Penulis:
Pemkab Mojokerto Belum Berencana Vaksinasi Gelandangan dan ODGJ, Ini Alasannya
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati

MOJOKERTO, FaktualNews.co-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto belum merencanakan untuk vaksinasi terhadap gelandangan dan orang dengan ganguan jiwa (ODGJ) .

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan, hingga saat ini vaksinasi di Kabupaten Mojokerto menyasar kelompok skala prioritas sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat. Pihaknya tidak bisa serta merta memasukkan vaksinansi terhadap gelandangan dan ODGJ ke dalam sasaran prioritas.

“Terkait dengan vaksinasi terhadap gelandangan ataupun ODGJ, tentunya kita tidak bisa serta merta melakukan itu, harus ada kajian atau perintah dan arahan dari pusat,” katanya, dikonfirmasi FaktualNews.co, Kamis (5/8/2021).

Ikfina belum bisa memastikan dua kelompok tersebut memiliki risiko tinggi tertular Covid-19 dan jika terpapar Covid-19 bisa membuat kondisi akan memburuk.

“Apakah memang saudara-saudara kita yang gelandangan atau ODGJ ini memiliki risiko yang tinggi ketika tertular Covid-19 akan masuk ke kondisi yang bergejala atau yang memburuk. Jadi kita memasukkan dalam prioritas vaksinasi ini harus jeli menjaga skala prioritas,” ungkapnya.

Saat ini, di Kabupaten Mojokerto terdapat 1.200 orang positif Covid-19 yang menjalani perawatan dengan bermacam-macam kondisi. Untuk keterisian kamar tidur di seluruh rumah sakit Kabupaten Mojokerto mencapai 80 persen.

“Yang kita rawat dengan rumah sakit kondisinya sedang, berat, dan kritis. Yang di Puskesmas kondisinya ringan. Keterisian kamar 80 persen,” terang Ikfina.

Ditambahkaan, untuk pengendalian pandemi Covid-19 ujung tombaknya ada di pemerintah desa. Menurutnya, hanya ada dua kebiasan yang harus dilakukan masyarakat untuk mengendalikan Covid-19. Yakni, pemakaian masker yang baik dan isolasi mandiri.

“Isolasi mandiri itu seperti ini, kalau sudah merasa badannya tidak enak, sudah merasa lemas, sesak napas, nyeri tenggorokan, dan batuk pilek jangan ke mana-mana, diam di kamar tidak bersentuhan dengan yang lain,” imbuhnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono
Tags