FaktualNews.co

Pencairan Tabungan Nasabah Koperasi Raung Situbondo Menunggu Penjualan Aset

Ekonomi     Dibaca : 259 kali Penulis:
Pencairan Tabungan Nasabah Koperasi Raung Situbondo Menunggu Penjualan Aset
FaktualNews.co/Istimewa
Seorang warga melintas di depan gedung Koperasi Raung di Desa Talkandang, Kecamatan Situbondo. (dok)

SITUBONDO, FaktualNews.co – Koperasi Raung Situbondo belum bisa mencairkan tabungan nasabanya sebelum pihak pengelola berhasil menjual seluruh aset koperasi raung belum terjual, seperti SPBU dan aset gedung.

Demikian dikatakan Bendahara Koperasi Raung Situbondo, Herman Hidayat terkait keluhan nasabah yang kesulitan mencairkan tabungannya.

Herman Hidayat mengakui hingga sekarang pihak manajemen masih belum dapat mencairkan uang simpanan para anggota. Hal itu, kata dia, mengingat saat ini koperasi raung masih mempunyai tanggungan kepada pihak luar.

“Sehingga sebelum seluruh aset koperasi raung belum terjual, seperti SPBU dan aset gedung yang lain, untuk sementara, kami hanya mampu membayar bunga simpanan para anggota,” kata Herman Hidayat, dihubungi melalui ponselnya.

Herman menambahkan, meski pihak manajemen belum dapat mencairkan uang tabungan para anggota, namun pihaknya menjamin uang tabungan para anggota tetap aman.

“Oleh karena itu, saya minta kepada para anggota untuk tetap bersabar, karena kami masih belum bisa mencairkan uang simpanannya,” pungkasnya.

Para nasabah Koperasi Raung mengeluh dengan pencairan tabungan yang tak kunjung bisa dilakukan.

Nasabah berinisial JA (21) asal Jalan Irian Jaya, Situbondo mengatakan, satu bulan lalu, dirinya datang ke Kantor Koperasi Raung Situbondo, dengan tujuan untuk mengambil uang tabungannya sebesar Rp.31 juta,

“Namun, pihak manajemen tidak dapat memastikan waktu untuk mencairkan uang anggota, dengan alasan, manajemen Koperasi Raung belum bisa menjual asetnya,” kata JA, Minggu (8/8/2021).

Meskipun tabungannya di koperasi raung nominalnya kecil dibanding dengan tabungan anggota yang lain, jelas JA, uang sebesar Rp.31 juta itu sangat dibutuhkan untuk biaya kuliah.

“Makanya, saya meminta kepada manajemen koperasi raung, agar segera mencairkan uang tabungan sebesar Rp.31 juta, karena uang tabungan tersebut dibutuhkan untuk membayar biaya kuliah,”bebernya.

JA menambahkan, selain tidak bisa mencairkan uang tabungannya, para anggota koperasi raung Situbondo juga mengeluhkan tentang turunnya bunga simpanan anggota.

“Awalnya, bunga simpanan anggota di koperasi raung sebesar Rp.0,7 persen. Saat ini, bunga simpanan anggota hanya sebesar 0,6 persen,”imbuhnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh